Ganyang Malaysia?

Efek penganiayaan oknum polisi Malaysia terhadap wasit Karate asal Indonesia sungguh ramai. Ganyang Malaysia jadi slogan yang paling populer. Harga diri dan kedaulatan Indonesia seperti dicabik ketika Malaysia awalnya enggan minta maaf. Tapi sekarang, entah dengan besar hati atau tidak, terpaksa atau tidak, pemerintah negeri jiran sudah mohon maaf.

Sehubungan kasus ini, sudah lama saya ingin program resmi pengiriman TKI dihilangkan. Penyiksaan TKI di sana dan sejumlah negara Arab sudah menjelaskan martabat bangsa kita tak dianggap. Banyak malangnya daripada untungnya (dari segi devisa sekalipun). Soal insiden wasit karate itu, shock therapy yang bagus menurut saya adalah menarik duta besar Indonesia dari Kuala Lumpur.

Perlakuan awal (pemerintah) Malaysia memang tidak pada tempatnya. Sudah berkali-kali Indonesia seperti dikadali. Tapi Indonesia untuk sementara ini selalu kalah diplomasi dagang/politik. Bahkan termasuk dalam pertarungan yang sebenarnya tak melibatkan Indonesia secara langsung. Lihat saja, perang Boeing vs Airbus membuat Garuda Indonesia tak boleh masuk Eropa. Perang dagang Cina vs Amerika juga bikin produk ekspor kita ke dua negara besar itu kena pengawasan ketat bahkan banned.

Kembali ke Malaysia, umumnya selalu muncul respon dengan emosi berlebihan. Demonstrasi besar-besaran di jalan, bakar bendera, tindakan sweeping dan sebagainya. Kadang, aksi seperti itu perlu dalam rangka memberi tekanan kepada Malaysia. Tapi tak jarang pula malah tak berdaya guna.

Dalam skala kasus yang lebih luas, saya lebih suka kita demo besar-besaran untuk mengganyang koruptor. Jika untuk Malaysia saja, aksi demo bisa bikin mereka minta maaf (walau melalui telpon), apalagi untuk kasus yang lebih krusial seperti budaya korupsi ini.

Rasanya lebih seru dan dramatis nan gagah jika organisasi para-militer seperti Pemuda Pancasila bikin demo menentang korupsi. Iya, kan?

update: Komentar untuk posting ini saya tutup. Saya tak mau hujat menghujat terjadi lebih banyak. Saya pikir tak ada yang sempurna di dunia ini. Jauh lebih baik kita introspeksi. Peace. Terima kasih.

Comments 59

  1. Anang wrote:

    malaysia ini terlalu bangga atas keberhasilan ekonominya mentas dari krisis.. sementara negara ini masih terbelenggu erat dengan persoalan yang semakin membelit…. ganyang saja yuk…

    wah sori Nang, aku ga setuju soal ganyang.

    Posted 31 Aug 2007 at 6:00 am
  2. jeng Endang wrote:

    ganyang aja Malaysia !!

    Ga usah, jeng :)

    Posted 31 Aug 2007 at 6:22 am
  3. de wrote:

    Rasanya lebih seru dan dramatis nan gagah jika organisasi para-militer seperti Pemuda Pancasila bikin demo menentang korupsi. Iya, kan?

    setujuuuuuu. sekalian yo mas. ojo tangggung2.

    Posted 31 Aug 2007 at 6:43 am
  4. Raffaell wrote:

    Ganyang ? apakah kita ini kaum ganyang meng ganyang ? caplok mencaplok ?

    kadang media dari Indonesia juga ikut andil dalam masalah ini, mereka kerap sekali membuat berita yang semakin panas!

    Padahal untuk masalah ini, Malaysia sudah berdiplomasi dan akan menghukum pelaku pengeroyokan tersebut dan memotong gaji nya 1/2 di tiap bulan…

    Lalu ? apalagi ?
    Cuman permintaan maaf aja yang belom kita terima dari mereka, mungkin…. merasa lebih angkuh

    Posted 31 Aug 2007 at 7:42 am
  5. Ari Wibowo wrote:

    Emang salah Indonesia sama mereka apa ya? Apa gara2 ekspor asap tiap tahunnya?

    Posted 31 Aug 2007 at 7:48 am
  6. iway wrote:

    PP halah cape deeee

    Posted 31 Aug 2007 at 7:59 am
  7. mei wrote:

    ganyang menggayang…nanti bakal banyak orang-orang yang masuk rumah dengan tnda “bersetubuh dengan bumi” dong…hehe peace mas *wong lagi ngamuk kudu di ademi ki*

    Posted 31 Aug 2007 at 8:34 am
  8. balibul wrote:

    jaran ganyang

    Posted 31 Aug 2007 at 8:42 am
  9. pitik wrote:

    ayo demo neng mbunderan…

    ah ngomong thok…kowe wis 2 minggu absen :P

    Posted 31 Aug 2007 at 9:06 am
  10. anima wrote:

    Rasanya lebih seru dan dramatis nan gagah jika organisasi para-militer seperti Pemuda Pancasila bikin demo menentang korupsi. Iya, kan?

    Setuju mas.

    Perihal “ganyang malaysia ini”, kemaren aku nonton berita ada karateka2 mbakar bendera Malaysia. Ya ampun, keliatannya ga bener banget sih..

    Demo boleh aja, nuntut boleh aja asal caranya bener :D

    Posted 31 Aug 2007 at 9:42 am
  11. ayahshiva wrote:

    aku cuma bisa berkomentar bukan hanya TKI/TKW aja yang dibenci malaysia, bahkan atlit pro dari indonesia pun bisa menimbulkan rasa benci ke sebagian kecil orang malaysia

    Posted 31 Aug 2007 at 11:02 am
  12. gies wrote:

    seandainya indonesia berani menstop tki dan tkw untuk malaysia dan arab saudi, saya yakin mereka di sana jadi kelabakan, apalagi ibu2 RT, kerjaan rumah jd terbengkalai, anak-anaknya gak terurus, suami gk ada yg masakin, istri tidak lagi bisa ngantor, wah jgn2 perekonomian mereka pun bisa2 lumpuh…

    iya, stop aja tuh pengiriman tki

    Posted 31 Aug 2007 at 11:53 am
  13. zam wrote:

    *ke fakultas sebelah (kedokteran internasional UGM)*

    usir cowok-cowok malaysia!!

    pertahankan encik-encik malaysia nan comel!

    *kabur sebelum ditangkap satpam kamups*

    Posted 31 Aug 2007 at 1:46 pm
  14. ekowanz wrote:

    kayanya media indo bikin panas aj :(

    setuju yang ini kang…
    “Rasanya lebih seru dan dramatis nan gagah jika organisasi para-militer seperti Pemuda Pancasila bikin demo menentang korupsi. Iya, kan?”

    Posted 31 Aug 2007 at 3:24 pm
  15. Vina Revi wrote:

    Kalau sudah minta maaf tapi masih terus dihujat, gimana dong? Tiada maaf bagimu gitu, ya? … ooops!

    Posted 31 Aug 2007 at 4:08 pm
  16. Rizky wrote:

    sembari lewat jangan lupa ganyang singapura sekalian.

    Posted 31 Aug 2007 at 6:25 pm
  17. ely meyer wrote:

    ganyang koruptor ? setuju banget ! tapi sapa berani ya? :(

    nah itu, takutnya cuma nafsu besar tenaga kurang :D

    Posted 31 Aug 2007 at 6:29 pm
  18. aVank wrote:

    hihiih
    sampe pada perang deface situs2 .my

    Posted 31 Aug 2007 at 7:01 pm
  19. naga wrote:

    halo hedi…apa kabar?
    baru denger nih soal ganyang malaysia…
    apa kabar loe? eh loe ada ym ga?
    id ym gue sama dengan email gue, cuma tanpa @yahoo.es
    contact me ok???

    Posted 31 Aug 2007 at 7:08 pm
  20. Domba Garut! wrote:

    Sebagai bangsa yang besar dan berbudaya luhur, sebaiknya perihal ini diselesaikan dengan bijak, dan tidak serta-merta menyulut kebencian yang diperpanjang. Protes bisa dilayangkan dalam batasan yang wajar, kalau ditanya sakit hati dan marah, jelas!

    Be diplomatic in dealing with this issue, not barbaric! :D

    Salam hangat dari Afrika Barat!

    Iya Dan, ga perlu cara barbar ;)

    Posted 31 Aug 2007 at 7:34 pm
  21. Anang wrote:

    Salam hangat dari Surabaya mas! :D

    Posted 01 Sep 2007 at 3:22 am
  22. ciwan wrote:

    “Rasanya lebih seru dan dramatis nan gagah jika organisasi para-militer seperti Pemuda Pancasila bikin demo menentang korupsi.”

    Halah.. mana bisa mereka demo tentang korupsi. Lha mereka sadar betul kalau hidupnya juga berasal dari korupsi kok :P

    Ganyang Malaysia, Ganyang PP

    Posted 01 Sep 2007 at 4:32 am
  23. Macchiato wrote:

    “perang Boeing vs Airbus membuat Garuda Indonesia tak boleh masuk Eropa.”
    Saya ngga ngerti teori ini. Armada Garuda kebanyakan Airbus (Airbus) buatan Eropa jadi … Eropa malah senang produk mereka dipake oleh Garuda.

    kata “ganyang” terlalu sanguinous konotasinya buat saya. Jujur, saya ngga suka.

    Garuda justru paling banyak pake Boeing, terutama yang kelas lama

    Posted 01 Sep 2007 at 5:42 pm
  24. Fany wrote:

    hmm soal demo2, kalo demo yg aksi damai sih gpp.. tapi kalo sampe bakar2 dan melakukan hal2 anarkis laen kan justru bikin keliatan jelek bangsa kita juga.
    harusnya sih yang menuntut malaysia bukannya rakyat2 yg demo itu, tapi para pejabat pemerintahan kita. tapi kok kayaknya yg di atas2 itu adem2 aja, kayak gak berani bertindak gitu ya…

    Bener cah ayu :)

    Posted 01 Sep 2007 at 10:37 pm
  25. linda from malaysia wrote:

    kamu orang indonesia hanya fikir mahu ganyang orang malaysia. kita kena lihat dahulu kes ini dengan sebaik-baiknya. jangan hanya fikir mahu bertindak semberono atau melulu saja. tanpa malaysia, orang kamu tidak bisa punyai rezeki. kamu harus berterima kasih terhadap malaysia kerna orang malaysia masih boleh bersabar lagi walaupun orang kamu di sini sudah membuat pelbagai masalah. jadi, tolonglah berfikir dahulu sebelum membuat sesuatu perkara ya.

    MALAYSA MERDEKA!

    Orang Indonesia yang mana? Saya sendiri bukan pendukung gerakan konyol itu (andai memang gerakan itu ada)!!! Tapi anda sendiri juga berlebihan soal kehebatan Malaysia, khususnya urusan rezeki itu. Rezeki hanya Allah yang mengatur. Anyway, thanks for dropping words here.

    Posted 02 Sep 2007 at 1:43 am
  26. daniel wrote:

    saya orang malaysia. polis2 malaysia memang goblok cam sial. Nak buat macam mane? kite bukan hidup di utopia, setiap negare pasti ade masalah masing2, kelemahan masing tiada negare yang perfect. Sblm saudara dari indonesia hendak ganyang, fikirkan dulu tentang negara kamu..tolong la dulu mangsa tsunami, banjir, volcano, kemiskinan..etc. Perang is not the answer and it should not be. I hope we can live in peace, no prejudice..maybe one day

    Indeed, there’s nobody perfect. War is not a way out either. FYI, I don’t support “Ganyang Malaysia”.

    Posted 02 Sep 2007 at 2:43 am
  27. andi bagus wrote:

    aksi pemukulan polisi malaysia memang menyebalkan..so demo thd malaysia itu perlu. dan Demo untuk koruptor juga perlu.

    Posted 02 Sep 2007 at 9:25 pm
  28. dhian wrote:

    malaysia memang edhan, pemimpin indonesia banci semua……
    peace…. disintegrasi

    Posted 03 Sep 2007 at 11:44 am
  29. panji wrote:

    damai aja

    Posted 03 Sep 2007 at 11:45 am
  30. may wrote:

    ganyang koruptor!!!!!!!!!!!!!
    setuju banget mas!!!!

    Posted 03 Sep 2007 at 1:01 pm
  31. escoret wrote:

    inget..!!!!
    ini udah sekian kali kau ngeshout koment di ini..!!!

    *kalo presidennya saya…GA MUNGKIN KAYAK GINI *
    kowe tak angkat jadi mentri peranan wanita..!!!!

    Biar TKI ga mati sia2 di negri jiran itu..!!!

    Posted 03 Sep 2007 at 2:41 pm
  32. mpokb wrote:

    batu ujian nih buat pejabat endonesah, supaya lebih mengasah kemampuan berdiplomasi. kalau kekerasan dibalas kekerasan, nggak bakal selesai, yg untung cuma provokator.

    Posted 03 Sep 2007 at 3:52 pm
  33. Novi wrote:

    Hehe, sementara TKI disiksa di Malaysia, Kang Hedi di sini diseneni wong Malaysia.

    Posted 03 Sep 2007 at 3:52 pm
  34. venus wrote:

    ga melok demo2an. panas :p

    Posted 04 Sep 2007 at 7:45 am
  35. kevin wrote:

    kita memang bangsa yang ramah, tapi kalo saudara kita digebukin di negara lain, kita gak bisa tinggal diam. Malaysia memang arogan, minta maaf aja gak mau. Usir aja orang Malaysia disini. Yang ngasih comment ttg koruptor, gak nyambung brur….

    Posted 04 Sep 2007 at 9:26 am
  36. aLe wrote:

    mending ganyang lauk pauk aja lebih enak kali ya :D

    Posted 05 Sep 2007 at 11:31 am
  37. Joko wrote:

    Malaysia memang sangat keterlaluan, sayang pejabat kita berpikirannya sangat saudagar banget, tanpa harga diri. ganyang malaysia nggak lah. matilah malaysia ya !!!

    Posted 06 Sep 2007 at 10:11 am
  38. mohdismail wrote:

    ya.. kita asal’nya serumpun Melayu.. tidak beza’nya darah Malaysia & Indonesia :)

    salam mesra dari Malaysia!

    Posted 09 Sep 2007 at 1:20 pm
  39. sam wrote:

    m’sians is such wolf in sheep’s clothing.. mrk tu nganggap bangsa nya itu the leader among sea country dan nganggap bangsa kita tu inferior…

    benar2 bgs yg arrogan

    jangan mau kalo dipanggil indon sm msians, coz itu adl derogatory term nya bgs indonesia oleh mereka…
    link.
    http://myindo.com/story/241.asp

    Posted 10 Sep 2007 at 4:51 pm
  40. Bad wrote:

    Heehee…gue org Malaysia. Bukan sahaja org kamu kena pukul polis Malaysia. Orang kami pun kena pukul jugak!Ayuh dong..TKI banyak jasa di Malaysia. Kami bukan tidak berterima kasih.Tapi TKI di Malaysia banyak jugak bikin onar. Merompok, mencuri, meragut, melacur dan banyak lagi masalah. Kalau ngak percaya datanglah sendiri tengok!Kamu tau nak ganyang kami. Itu saja yang kamu tau! Mentality kamu sama kami berbeda. Tengok sajalah TV kamu. Ngak ada program yang bagus. Orang kamu dihidang konsert artis kamu bergoyang. Kamu banyak lalai dan jadi khayal.Indonesia negara islam terbesar di dunia. Tapi kenapa kamu ngak amalkan ajaran islam. Negara kamu besar dan banyak hasil bumi. Kenapa ngak dapat lebih maju dari kami?? Mana pergi kekayaan hasil bumi kamu. Kami di Malaysia tumpang bangga dan kagum kalau negara kamu sebagai negara umat islam terbesar di dunia lebih maju dan kuat.Bila kamu maju dan kuat dengan Islam kami turut sokong kamu. Sebab orang Islam yang kuat akan melindungi orang Islam yang lebih lemah. Loh…macam mana sekarang? Kamu nak ganyang kami lagi.? ganyanglah…kalau kamu boleh dapat untung!Daripada kamu buat demo…buat rusuhan anti Malaysia…lagi baik kamu bekerja cari rezeki. Dapat banyak pahala.Dapat bagi makan anak bini. Jangan buang masa kamu bikin rusuhan anti Malaysia. Gunakan masa kamu majukan negeri kamu. Sori ye pak…hehehe jangan marahhh!

    Posted 10 Sep 2007 at 10:05 pm
  41. HangPC2 wrote:

    aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Bad

    Posted 14 Sep 2007 at 11:34 am
  42. mambang wrote:

    gue pun setuju

    Posted 15 Sep 2007 at 9:07 am
  43. kamal wrote:

    hai endon kamu ingat kami ini cewek-cewek malaysia ingin belajar di negara kamu.kami tidak ingin sama sekali tapi kerana kami terpaksa.pemimpin kami terpaksa menghantar pelajar ke indon kerana untuk menjaga hubungan dua hala..Pelajar indon ramai yang belajar di malaysia jadi dia orang pun hantarlah sikit pelajar malaysia ke sana(300 orang).kami tak suka belajar di indon kerana kemudahan untuk belajar sudah ketinggalan zaman.Lepas kami habis belajar belum tentu kami dapat kerja kerana majikan dimalaysia memandang rendah univisiti di indon.kami terpaksa sambung belajar di universiti lain sebelum memulakan kerja.hai!sudah nasib kami belajar di indon.apa boleh buat.

    Posted 23 Sep 2007 at 7:47 pm
  44. adhitya wrote:

    saya setuju sekali.. kita berantas KORUPSI.. tetapi kita juga harus sadar malaysia sudah keterlaluan dengan Indonesia.. belum lama kasus wasit karate.. sekarang mereka meng-klaim kalo lagu “RASA SAYANGE” itu lagu malaysia… apa orang ambon yang punya lagu itu gak MARAH? saya sendiri sebagai orang Indonesia tapi bukan orang ambon.. marah setengah mati..!!

    saya lebih setuju jika kita korupsi, lalu uang korupsinya kita pakai untuk perang dengan malaysia’lan….!!!! setuju gak?

    Posted 02 Oct 2007 at 1:28 am
  45. Geong wrote:

    Hai, kamal (melis) klo kamu nggak mau ke Indonesia ngapain kamu kesini, pake acara paksaan lagi, babi loe

    Posted 05 Oct 2007 at 3:15 pm
  46. ahmedinejad wrote:

    orang indon bising tki kena dera … kenapa kamu tak bising kalau pembantu rumah kamu dera anak majikan sampai mati , ada orang malaysia tunjuk perasaan bakar bendera indon .. dasar kamu memang goblok

    Posted 09 Oct 2007 at 10:35 am
  47. ngothor wrote:

    ” Bangga dengan diri sendiri itu tidak salah. Yang salah kalau kita menjadi sombong, lalu meremehkan orang lain ” mungkin itu didikan orang malaysia..sombong dan suka meremehkan orang laen…yah it’s ok aja..tunggu waktunya ajalah…biar ALLAH SWT yg menentukan baek dan buruknya. so biarin aja malaysia melakukan apa yg menurut dia benar kita tunggu saat terbaek untuk membalasnya ,..In the name of Allah, the Most Merciful, the Most Kind

    Posted 09 Oct 2007 at 11:03 am
  48. anak_medan wrote:

    cara ganyang malaysia harus yg benar2 memberi “impact”!. kalo cuma demon dan bakar bendera mereka, mereka pasti masih bisa ketawa…..
    jadi marilah kita (yg merasa dirinya org indonesia) menggunakan kepintaran yg kita miliki ntuk “mengganyang m’sia”. CyberWar dan perang propaganda bukan mencerminkan kita sbagai arogan dan memanas2kan, tapi sbagai “counter attack” and “defence”.
    honour the god! love ur people! and protect ur country!

    Posted 09 Oct 2007 at 11:24 am
  49. ralph wrote:

    kenapa orang2 indonesia ini terlalu emosional bila terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap satu dua rakyat mereka di malaysia. yang berlaku hanya satu dua kes tetapi ribuan malahan jutaan rakyat indonesia yang lain di malaysia menikmati hidup yang lebih baik dan mendapat pekerjaan yang baik di banding dengan mereka2 yang masih melarat di indonesia.kami tidak pernah minta terima kasih tapi cukup sekadar faham memahami antara satu sama lain. bermacam perkara kecil di lemparkan menjadi besar oleh media2 indonesia. be rationale and problem can be solved through negotiations and not through burning of our helpless flags.

    Posted 10 Oct 2007 at 3:12 pm
  50. perjuangan wrote:

    media indon memang kurang ajar
    laporan berat sebelah
    negara kuno

    Posted 11 Oct 2007 at 8:16 am
  51. Tinur wrote:

    Kalo ada yang panggil kita indon, panggil aja mereka ‘malas siah’. Siah bahasa sunda artinya anjing. Dasar negara anjing malas!

    Posted 14 Oct 2007 at 6:15 pm
  52. muhamad wrote:

    aku orang malaysia,banyak jenayah yang orang indonesia lakukan di malaysia,tsunami,gempa bumi,jika ada bencana di indonesia, negara mana yang hulurkan bantuan dahulu,rogol, pendatang tanpa permit dan masuk ke malaysia secara haram.banyak orang malaysia tidak dapat pekerjaaan kerana kebanjiran warga asing{indonesiapeople}i hope malaysia goverment can send indonesia people to they country{indonesia}.

    Posted 17 Oct 2007 at 3:59 pm
  53. perjuangan wrote:

    malas2 kami tetap maju dari indon
    so..sapa yang malas?
    kami bekerja menggunakan akal
    bukan rajin tak bertempat

    Posted 22 Oct 2007 at 3:13 pm
  54. iWAN wrote:

    NIH BACA!!!

    Malaysia Kembali `Bajak` Lagu Daerah RI

    Tokyo, 26 Oktober 2007 10:12
    Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Osaka melayangkan surat protes kepada Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, menyusul penggunaan kembali lagu daerah Indonesia dalam acara Asia Festival 2007 yang berlangsung di Osaka pada pertengahan Oktober lalu.

    Konsul Jenderal RI Pitono Purnomo mengemukakan hal itu di Tokyo, Kamis (25/10), ketika dikonfirmasi mengenai aksi `pembajakan` tersebut.

    “Kami sudah mengirimkan surat protes kepada pihak Malaysia namun belum ada respon sama sekali dari mereka,” kata Pitono, sebagaimana dilansir dari Antara.

    Pihak konsulat juga sudah melakukan koordinasi dengan pejabat Departemen Luar Negeri RI di Jakarta serta petinggi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, termasuk Kuasa Usaha Ad-Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.

    “Surat protes ini penting sebagai peringatan keras terhadap Malaysia agar tidak lagi sembarangan menggunakan lagu-lagu Indonesia. Kejadian ini nanti bisa diartikan negatif, misalnya seperti menantang Indonesia,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, katanya, pihak konsulat buru-buru mengirimkan surat peringatan agar Malaysia bisa menahan diri agar hubungan kedua bangsa menjadi semakin memburuk. Terlebih kedua negara merupakan tetangga yang dekat.

    Lebih jauh ia menjelaskan bahwa sebetulnya Indonesia tidak mempermasalahkan penggunaan lagu-lagu Indonesia oleh Negara lain, asalkan secara jujur memberikan penjelasan yang lengkap bahwa lagu tersebut berasal dari Indonesia.

    “Kita sebetulnya bangga juga kalau lagu kita diperkenalkan oleh pihak lain, tetapi bukan begitu caranya,” kata Pitono lagi.

    Ia menegaskan bahwa kesengajaan mengubah sebagian lirik dan aransemen lagu oleh pihak Malaysia dapat mengakibatkan penonton beranggapan bahwa keseluruhan penampilan baik musik dan tariannya adalah tari dan musik dari Malaysia.

    Antara menyebutkan, penggunaan lagu Indonesia itu diketahui saat berlangsungnya acara Asia Festival 2007 yang diikuti oleh Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia pada 12-14 Oktober lalu.

    Salah seorang staf Konjen Osaka ketika itu tengah menyaksikan penampilan tim kesenian Malaysia “Cinta Sayang” pada 14 Oktober lalu. Salah satu tarian yang ditampilkan Malaysia menggunakan iringan musik yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Indang Sungai Garinggiang.

    Sebelum dan sesudahnya, pihak Malaysian Tourism Office di Osaka yang mengelola penampilan tim kesenian tersebut sama sekali tidak memberi penjelasan bahwa lagu yang dipakai sebagai musik pengiring tarian itu adalah lagu yang berasal dari Indonesia.

    Untuk memastikan, pihak Konjen RI Osaka menghubungi berbagai pihak di Jakarta dan juga tokoh-tokoh masyarakat asal Sumatera Barat dan diperoleh kepastian bahwa pencipta lagu “Indang Sungai Garinggiang” adalah Tiar Ramon, seniman musik dan penyanyi asal Sumbar pada tahun 1981.

    “Memang sang penciptanya sudah meninggal, tetapi semua data-data yang kita miliki sudah cukup kuat untuk bisa memperingatkan Malaysia,” kata seorang warga Minang yang tinggal di Osaka.

    Menurut keterangannya, lagu itu diciptakan atas permintaan Pemda Sumbar untuk digunakan sebagai musik pengiring “Tari Indang”. Lagu itu diperkenalkan pertama kali dipertunjukkan secara nasional pada upacara pembukaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur?an) tingkat nasional di Padang pada tahun 1983.

    Berdasarkan semua data itulah Konsul Jenderal Osaka Pitono Purnomo menyurati Azhari Haron, Direktur Malaysian Tourism Office di Osaka, pada 19 Oktober 2007 untuk memberikan penjelasan yang selengkapnya atas penggunaan lagu itu.

    Tembusan surat juga dilayangkan ke pihak penyelenggara festival FM Cocolo untuk dapat mengerti persoalannya dengan memberikan penjelasan yang lengkap.

    Sebelumnya lagu daerah asal Maluku Rasa Sayange juga dibajak oleh negara tetangga itu yang semakin menyulut sentimen bangsa Indonesia, menyusul serangkaian perlakukan buruk dan meremehkan warganegara Indonesia yang bermukim di Malaysia. [EL, Ant]

    Posted 26 Oct 2007 at 6:16 pm
  55. bayu aji wrote:

    Kalau saya boleh bilang, Malaysia memang negara MALING !!!. negara yang tanpa malu mengakui hasil karya yang bukan milik mereka, apakah di Malaysia tidak ada orang-orang yang mempunyai keahlian untuk mencipta sebuah karya seni yang original. sudah banyak hasil karya asli bangsa Indonesia yang terang-terangan dibajak oleh orang malaysia, bahkan yang menggelikan tahu-tempe pun mereka akui makanan asli dari malaysia, huahahahaha…asli konyol sekaligus naif banget.
    wahai orang malaysia kami orang indonesia sudah cukup bersabar melihat tingkah laku kalian yang congkak, kami menganggap kalian sebagai saudara serumpun tetapi kalian malah “menikam dari belakang”, seharusnya kalian malu, negara kalian mendapatkan kemerdekan dari pemberian Inggris sedangkan kami melalui perjuangan yang berat dan panjang.
    kalian orang malaysia jangan hanya bisa sembunyi di balik pantat orang-orang Inggris dan negara-negara “commonwealth”nya.
    dimana harga diri kalian sebagai sebuah bangsa, jangan-jangan mental kalian telah tertanam jiwa “kolonial’ yang suka merendahkan bangsa lain dan merampas hak bangsa lain. Seperti yang kalian lakukan terhadap TKI-TKW sudah kalian peras tenaganya, tak dibayar, disiksa pula.
    Dimana akhlak kalian sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim.
    Kami negara besar, bangsa yang besar, kami adalah orang-orang yang bertoleransi tinggi, kami selalu menghormati semua bangsa yang juga menghormati kami, so we are better than you !!! Malaysian!…
    GANYANG MALAYSIA

    Posted 26 Oct 2007 at 7:42 pm
  56. ralph wrote:

    bayu aji, negara besar tapi in chaos, porak peranda. berbunuhan sesama sendiri, itu yang kamu bangga banggakan. lihat timur timor. lihat acheh. lihat maluku. ribuan nyawa melayang kerana kamu tidak tau mentadbir negara dan lagaknya perang dan berbunuhan itu memang mentaliti kamu. penyelesaian kamu hanya melalui kekerasan ,hanya pembunuhan dan bukan dengan akal dan fikiran. sekarang ini di malaysia hampir setiap hari ada berita pembunuhan sesama orang indonesia. orang madura membunuh orang bawean , orang acheh membunuh orang jawa timur, orang semarang membunuh orang padang orang sulawesi membunuh orang flores. itu yang kamu mau banggakan sangat.malaysia atau malingsia ini lah yang banyak menghulur bantuan tatkala kamu derita susah di timpa bencana demi bencana. tsunami , gempabumi gunung berapi, adakah musibah ini kerana tuhan murka atas kamu yang suka bebunuhan sesama sendiri ini? tidak puas berbunuhan sesama rakyat kamu sekarang kamu mencari pasal dengan orang luar pula . itukah yang kamu bangga bangat2. setakat lagu tu kamu boleh ambil semula kami tak heran. sebenarnya kami amat gembira sekiranya indonesia aman damai dan ekonominya maju dan negara nya kaya raya . kerana jika jiran kami kaya maka limpahan nya juga akan dinikmati rakyat dan negara kami.kami mendapat kemerdekaan menggunakan akal dan fikiran bukan seperti kamu yang bangga berperang hentam keromo tanpa menggunakan akal untuk mendapat kemerdekaan. sebab itu belanda tidak meninggalkan apa2 kebaikan untuk amu kerana kamu lagaknya hanya tahu untuk beperang. mereka tinggalkan kamu denagan tiada apa yang mahu dibanggakan.

    Posted 27 Oct 2007 at 11:47 am
  57. andhika wrote:

    istilah jawa malaysia itu ‘ndendeng,nyelelek,ra duwe toto kromo’ trus percuma aja kita katain mcm2,ttp aja ‘ndendeng’.

    Posted 27 Oct 2007 at 6:18 pm
  58. svpermoon wrote:

    memang sih malaysia itu udah keterlaluan banget…masa ngaku2 yang bukan miliknya..tapi alangkah lebih baiknya kalo kita sebagai warga negara indonesia menyampaikan protes kita lebih terpelajar,jangan cuman bisa bakar bendera,teriak-teriak di depan kedubes tapi tanpa ada respon dari pemerintah malaysia.seharusnya pemerintah indonesia yang pertama mengajukan keberatan-keberatan kepada malaysia…masa takut sih ama malaysia…Dulu waktu soekarno jadi presiden malaysia takut setengah mati ma indonesia,masa sekarang jadi kebalikannya…..AYO maju Indonesia kalo kita benar kenapa mesti takut????dan malaysia apa ga malu jadi negara yang suka “maling” karya bangsa lain….jangan cuman negaranya aja yang berkembang tapi moral ga berkembang sama sekali……

    Posted 29 Oct 2007 at 8:53 pm
  59. bayu aji wrote:

    He ralph, memang pernah kau baca sejarah Indonesia, tokoh-tokoh pergerakan kami sudah berjuang demi kemerdekaan bangsa kami baik melalui perjuangan fisik maupun perjuangan diplomasi di meja perundingan, begitupun dengan seluruh rakyat di negara kami. ya, kami berjuang sedangkan negara kau hanya diam tak melakukan apa-apa, hanya menunggu “hadiah” kemerdekaan dari inggris.

    Kau bilang negara kau mendapat kemerdekaan dengan akal fikiran, kalau menurutku kalian mendapat kemerdekaan dengan “MENJILAT” kaki orang-orang Inggris, kalian menggadaikan harga diri kalian sebagai sebuah bangsa untuk apa ?? agar kalian dibilang lebih maju, lebih berpendidikan, lebih modern.Percuma!!! kalau kalian tak mempunyai kemerdekaan sebagai sebuah bangsa yang berdiri sendiri.
    Belanda hengkang dari Indonesia bukan karena mereka capek melihat kami tak bisa diatur, tetapi karena mereka sadar bahwa tak akan pernah bisa melawan rakyat kami yang berjuang bersama-sama menuntut hak mereka sebagai sebuah bangsa yaitu Kemerdekaan. Dan meskipun belanda tak memberi apa-apa kepada kami kami pun tak akan pernah menyesal apalagi meminta-minta, kami sudah muak terhadap mereka karena mereka sudah membawa berbagai macam kekayaan bangsa kami, seharusnya mereka yang berterima kasih kepada kami. Karena itu kami usir mereka dari negara kami.

    Sebab mayoritas rakyat kami adalah muslim, dan mereka tak akan pernah mau hidup dalam kungkungan penjajah kafir. Di dalam hati para pejuang kami telah tertanam kalimat “Hubulwaton fatu minal iman” Ya “Cinta tanah air adalah sebagian dari iman”, tidak seperti rakyat kau yang katannya mayoritas muslim tetapi hanya diam saja negarannya “dikangkangi” Inggris, dimana semangat Jihad kalian.
    Atau jihad kalian hanya jihad yang seperti dilakukan Dr. Azahari dan Noordin M top membunuh sesama saudara muslim kalian yang tak berdosa, apakah mereka yang kau banggakan??.

    Negara kami memang sedang porak poranda, tetapi setidakanya sekarang kami sedang berusaha untuk membenahinnya dengan usaha kami sendiri, tetapi negara kami sedang porak poranda, terjadi pemberontakan dimana-mana karena negara-negara barat tidak mau kami hidup damai, mereka selalu berusaha untuk memecah-belah persatuan negara kami, mungkin termasuk negara kau. Ingat pemberontakan GAM , mereka mendapat pasokan senjata salah satunya melalui negara kau!!!

    Untuk bantuan kalian pada waktu tsunami di Aceh, kami akui dan kami berterima kasih, tetapi hal itu tak berarti apa-apa setelah kalian melakukan tindakan-tindakan yang melecehkan harga diri kami sebagai sebuah Bangsa. Ingat dulu guru-guru kalian banyak yang belajar di negara kami dan kami dengan ikhlas memberikan ilmu kami demi kemajuan negara kau, so if we think logicly, who’s smarter between us ??.

    HIDUP NKRI

    Posted 30 Oct 2007 at 8:07 pm

Trackbacks & Pingbacks 2

  1. From Blog Commenting Proposal | pria.purnama aka anima on 03 Sep 2007 at 8:45 am

    […] I will give supportive comment on your article and agree on whatever you write there. An extra IDR 5k is charged for every reasonable reason of why I am agree with you I write. Click here for an example. […]

  2. From Percocet for anxiety. on 17 Feb 2008 at 11:12 pm

    Percocet….

    Percocet addiction recovery….