Festive Period

Di kantor saya, musim padat Liga Inggris yang namanya Festive Period di saat Natal dan Tahun Baru begini sering diplesetkan. Teman-teman bilang, Inggris itu Yahudi. Lha di saat Natalan dan Tahun Baru, di saat semua orang (beragama Kristen) berkumpul dengan keluarga, eh ini malah main bola. Sibuk buat pemain, suporter dan juga….wartawan!.

Tapi, ini membuktikan bahwa Inggris memang “mbah-nya sepakbola”. Mereka punya banyak klaim soal itu. Football is religion atau label jabatan pelatih tim nasional Inggris yang menjadi jabatan terpenting ketiga di sana setelah Raja dan Perdana Menteri.

Festive Period terjadi dalam waktu 12-15 hari. Dalam jangka waktu itu, klub Liga Inggris akan memainkan 4-6 pertandingan. Contoh jadwal padat untuk musim 2007-2008 adalah mulai tanggal 22, 26, 29 Desember, 1, 2, 5, 6, 7 dan 12 Januari dengan gabungan kompetisi Liga Inggris dan Piala FA.

Yang menarik di masa sibuk itu tentu adalah pekerjaan dokter, fisioterapis dan pemijat. Ketiga staf itu yang pontang panting meneliti kebugaran fisik pemain sebelum memberi rekomendasi kepada pelatih. Tapi tetap saja tak akan bisa optimal. Malangnya, festive period adalah masa krusial sebuah klub dalam langkahnya di kompetisi. Artinya, hasil di masa ini akan sangat berpengaruh terhadap perjalanan sebuah tim di tahun 2008.

Dalam kondisi normal, setiap pemain butuh waktu minimal seminggu untuk pemulihan optimal (recovery) setelah bermain selama kurang lebih 90 menit. Memang bisa saja, pemain tampil lagi setelah tiga hari, namun tidak dalam kapasitas penuh.

Akhirnya, skill pemain jadi terbatas. Menendang bola ke gawang yang harusnya masuk (dalam situasi normal) justru melenceng. Selain itu, emosi juga mudah terpancing. Namanya juga capek. Dan jangan lupa, Liga Inggris terkenal dengan irama mainnya yang high speed dan high tempo.

Lho, Liga Indonesia juga biasa main tiga hari sekali, malah sepanjang musim. Harusnya pemain kita lebih hebat? Eitss…jangan lupa, permainan di sini levelnya tak sama dengan Inggris. Saya justru membayangkan jika ada pemain Indonesia di Liga Inggris, apa jadinya nasib dia di masa festive period yang padat dan cuaca super dingin (rata-rata antara 5 derajat - minus 2 derajat celcius) itu . Dia tidak sakit atau cedera pun sudah bagus banget.

Comments 18

  1. mr.bambang wrote:

    untungnya aku bukan termasuk penggemar sepakbola, jadi teteup bisa liburan ..hehhehe…

    Posted 30 Dec 2007 at 4:26 pm
  2. fahmi! wrote:

    Saya justru membayangkan jika ada pemain Indonesia di Liga Inggris, apa jadinya nasib dia di masa festive period yang padat dan cuaca super dingin (rata-rata antara 5 derajat - minus 2 derajat celcius) itu . Dia tidak sakit atau cedera pun sudah bagus banget.

    gpp kalo cuman nongkrong di bangku cadangan xixixixix :D

    Posted 30 Dec 2007 at 4:43 pm
  3. Andy Gultom wrote:

    saya malah seneng, meskipun bisa aja dilarang main sepakbola sm keluarga, krn harus ikut kebaktian merayakan natal di gereja…hehhehheh :)

    Posted 30 Dec 2007 at 8:21 pm
  4. Ind Soccer Blog wrote:

    di Inggris, masa-masa ini sering disebut boxing day, yang diinspirasi oleh memberikan hadiah2 kepada org yg dikasihi (box-box hadiah)

    Jd pemain sepakbola dianggap memberikan hadiah berupa tontonan sepakbola bermutu buat penggemarnya

    Posted 30 Dec 2007 at 8:25 pm
  5. anton wrote:

    kalo pemain indonesia di inggris, mungkin bawa sarung pas main. :) )

    Posted 30 Dec 2007 at 9:09 pm
  6. Hanna wrote:

    Mas Hedi
    Met Tahun Baru 2008
    Sukses selalu ya…

    Posted 30 Dec 2007 at 10:01 pm
  7. mikow wrote:

    ngejar target bonus akhir tahun kali tuh.. :)

    Posted 30 Dec 2007 at 10:31 pm
  8. nothing wrote:

    di endonesa juga padat lho omm.
    seminggu bisa kali, [cuman masalahe…kualitas permainan gak ikut enggres]
    …sing penting Arema lolos 8 besar…
    hahaha

    Posted 31 Dec 2007 at 12:43 am
  9. iman brotoseno wrote:

    pokoke ARSENAL !!!

    Posted 31 Dec 2007 at 12:58 am
  10. nothing wrote:

    arema lolos ke 8 besar…asekkkk

    Posted 31 Dec 2007 at 1:00 am
  11. snydez wrote:

    kalo inggris itu yahudi, nggak maen dunk di weekend ;)

    Posted 31 Dec 2007 at 9:51 am
  12. tito wrote:

    soal yahudi dan olahraga itu kok saya jadi ingat film Chariots of fire. Happy Hannukah kalau gitu, mas. :D

    Posted 31 Dec 2007 at 11:28 am
  13. aroengbinang wrote:

    lhah kalau mau seneng2 di hari apa saja ya biarin saja to bung :D . salam di penghujung 2007, dan selamat menunggu deik2 tahun baru…

    Posted 31 Dec 2007 at 11:53 am
  14. yati wrote:

    kata bos gw, gimana kalo lebaran tahun depan ligina juga tetep tanding. tapi ngejar apaan yak, disini ga ada musim dingin :p

    Posted 31 Dec 2007 at 1:17 pm
  15. daustralala wrote:

    emang orang Yahudi pas Natal dan Taun Baru main bola ya? hehe…gak fokus.

    Posted 31 Dec 2007 at 1:58 pm
  16. Hedi wrote:

    @Ind Soccer Blog: boxing day hanya untuk khusus tgl 26 Desember, tapi keseluruhan jadwal Natal dan Tahun Baru adalah Festive Period.

    Posted 01 Jan 2008 at 12:14 am
  17. arya wrote:

    wong Inggris gerejanya dah pindah ke stadion

    Posted 01 Jan 2008 at 6:54 pm
  18. Raffaell wrote:

    Biasanya disini di warung warung mamak suka di taplokin layar gede di tembak pake projector, buat nonton bareng, modal beli es teh manis doang bisa nontong bareng di warung sekelas warteg

    Posted 02 Jan 2008 at 9:10 pm

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *