Percayalah, tak ada borok di liga kita yang tidak dimulai dari kepalanya. Siapa lagi kalau bukan PSSI. Merekalah musuh nomor satu penggemar bola di sini. Banyak yang bilang PSSI nggak becus kerja, tapi saya lebih suka memberi label “memang nggak mau becus.”
Saya lebih senang menyebut PSSI adalah kantor makelar. Semua urusan pasti “diselesaikan” dengan duit. […]


