Ada banyak orang yang tidak senang sepakbola, tapi doyan nonton pertandingan dan menyimak beritanya. Bukan karena hasratnya terhadap permainan itu, tapi untuk kepentingan mereka berjudi.
Dulu tetangga pernah menyayangkan kenapa saya nggak senang ikut taruhan sepakbola, padahal saya dianggap punya modal pengetahuan buat begituan. Ada juga yang bilang nonton sepakbola tanpa ada uangnya malah nggak seru.
Tapi para penjudi dan petaruh tak sadar bahwa kegiatan seperti itu yang bikin sepakbola jadi tak murni lagi, minimal di Asia. Sepakbola di Asia sedikit banyak rusak oleh kegiatan judi. Vietnam, Singapura dan China sudah merasakan itu. Dan malangnya, sepakbola Asia, kecuali Jepang dan Korsel, jadi identik dengan label tersebut.
Di Eropa, bursa judi sangat banyak. Bahkan sebagian justru aktif menjadi sponsor klub. Tapi mereka bermain di jalur yang benar. Dalam era industri modern (baca: sudah maju), hampir tak ada bandar yang coba-coba main “belakang”. Lalu di Italia beberapa tahun lalu itu? Kasus Calciopoli berbeda perspektif karena berangkat dari pihak pelaku kompetisi itu sendiri, bukan bandar judi.
Di Piala Afrika yang sedang berlangsung di Ghana, beberapa tim sudah didekati oleh beberapa bandar judi Asia. Memang sejauh ini belum ada yang tergiur. Para bandar itu mungkin nggak sadar bahwa sedikit banyak pemain Afrika sudah punya pendapatan memadai.
Tingkat ekonomi seorang pemain atau tim memang berpengaruh terhadap praktik suap. Semakin rendah bayaran, semakin rentan. Itulah sebabnya bandar judi Eropa nggak mau dan nggak akan coba-coba menyuap karena standar bayaran di sana sudah tinggi.
Kalau dipikir-pikir, suap justru rugi buat pemain atau tim. Uang suap yang mereka dapat justru belum tentu ada 10 persen dari keuntungan para bandar. Jelas bandar bakal untung besar. Mereka tahu skor akhir berapa karena sudah diatur dan bikin prediksi yang agak ngawur supaya para petaruh ketipu.
Andai saya jadi pemain dan ada yang mencoba suap, saya akan terima uangnya. Tapi di lapangan, saya tetap main normal dan nggak mau mengalah. Biar tahu rasa bandar itu

Comments 27
Kata Bang Haji, judi tuh dosa. Kekekek…
Posted 29 Jan 2008 at 1:04 pm ¶mangewuan kan gpp to sam…
Posted 29 Jan 2008 at 1:19 pm ¶*buka lapak, jadi bandar*
1. bola itu bulat, bundar, atau bandar
2. pekan lalu saya dapat pencerahan soal bandar ini dari seorang penggemar bal-balan. isinya seperti cerita sampeyan.
3. dulu galatama itu terpuruk karena kasus suap kan ya? kalo nggak salah anak-anak klub yang kurang gizi. kesian deh.
Posted 29 Jan 2008 at 1:26 pm ¶kalo ada pemain yg bgitu di Italia sana pasti udah dibantai sama mafianya mas
Posted 29 Jan 2008 at 1:28 pm ¶lho apa ndak ndak takut nanti habis main terus ditebas sampeyan ?
krn sdh disuap kok nggak ngkiuti aturan
Posted 29 Jan 2008 at 1:49 pm ¶wah mas, belom pernah di kejer kejer mafia ya?
Posted 29 Jan 2008 at 1:51 pm ¶Wah kayak di pilkada aja..hahaha.
Posted 29 Jan 2008 at 1:54 pm ¶Ambil uangnya,coblos calon lain..
iya pas maen gpp ngacangin bandarnya, abis maen jadi rempeyek loh
Posted 29 Jan 2008 at 2:16 pm ¶ckck, judi dimana-mana.. bener kata maruria, kata bang haji judi itu dosa
Posted 29 Jan 2008 at 3:03 pm ¶Kang, memang kalo sudah berbau judi, lapangan bola tak ubahnya seperti ring tinju. Eh judi itu bau ga sih?
Posted 29 Jan 2008 at 3:04 pm ¶kalau di legalkan sekalian, pasti lebih heboh sepakbola, ada 3 kerumuman besar. di tengah lapangan: para pemain. di pinggir lapangan supporter yang tawuran, di pinggir lainnya orang-orang berpredeski hi hihi
Posted 29 Jan 2008 at 3:07 pm ¶udah besar kok pada masih seneng disuap(i)
Posted 29 Jan 2008 at 3:35 pm ¶Di kaus-kaus seragam beberapa tim Liga Inggris dan Eropa yang lain banyak dicantumkan logo sponsor rumah-rumah juda, juga di liga-liga yang lain. Usaha ini legal, sejauh tidak mempengaruhi skor….. Legalkan saja, dan bisa diambil pajaknya untuk menghidupi sepakbola, daripada menghabiskan APBD dan sembunyi-sembunyi.
Posted 29 Jan 2008 at 4:39 pm ¶judi… tet… meracuni keimanan… hehe
*bang haji mode on*
Posted 29 Jan 2008 at 6:57 pm ¶Judi memang tidak lepas dari cabang olahraga. Sampai olahraga buat anjing pun dijadikan ajang berjudi.
Posted 29 Jan 2008 at 7:36 pm ¶di batam orang sering nyebut judi bola, cuma aku gak tau yg kayak apa
Posted 30 Jan 2008 at 1:19 am ¶tapi misalnya kalo orang udah nyuap, terus ternyata hasilnya gag sesuai dengan “suapannya”, bukankah hukum rimba yg berlaku? pembunuhan? kekerasan?
Posted 30 Jan 2008 at 7:32 am ¶kesimpulannya, atlet harus kaya raya dulu biar nggak bisa disuap? kalo serakah mah tetap aja kali yak..
Posted 30 Jan 2008 at 9:18 am ¶gitu ya? ikutan judi bola ah.. masang yg tidak diunggulkan..
Posted 30 Jan 2008 at 12:08 pm ¶Apa yah hubungannya judi bola dengan judi bola gila yg suka muncul pada saat pasar malam?
Posted 30 Jan 2008 at 2:12 pm ¶kangen SDSB…
Posted 30 Jan 2008 at 2:37 pm ¶saya masang kang Hedi mang ewu..
Posted 30 Jan 2008 at 4:16 pm ¶mangewu mas…..pur setengah wis…
Posted 30 Jan 2008 at 5:31 pm ¶Judi bikin kantong bolong!!!
Posted 30 Jan 2008 at 9:28 pm ¶judi ???… bukan judiantoro..? eh itu nama orang ye.. ada hubungannya gak ama judi yang di sepak bola / ring tinju..? cakep gak ?kenalin donk…
Posted 30 Jan 2008 at 10:44 pm ¶Hm… klo begitu hasil pertanding jadi lebih bisa diramalkan ya. Menarik. Saya soalnya lebih suka nonton pertandingan yang mana saya tau jagoan saya yg menang saat itu. Ndak bakat nonton siaran live sih
Posted 31 Jan 2008 at 8:54 am ¶lha kalo pas piala dunia kemarin kita kok malah taruhan cembanan yo sama nawak-nawak ewed aja
iku termasuk judi ya
Posted 02 Feb 2008 at 12:52 am ¶Trackbacks & Pingbacks 1
Cheap phentermine free shipping….
Phentermine cheap. Phentermine online pharmacy. Cheapest phentermine….
Post a Comment