KLISE, KLASIK, BEGITULAH.
Tepat hari ini, seluruh dunia — mulai dari Asia sampai benua hitam — akan ramai pertandingan tim nasional. Memang masih ada beberapa pertandingan antar klub, tapi cuma untuk kelas bawah atau amatir. Lagi pula, ini memang kalender resmi FIFA yang artinya klub harus melepas pemain yang diperlukan timnas.
Cuma, kalender kali ini nggak berarti pertandingan resmi tapi juga berlabel persahabatan (friendly). Dan itu dia, justru laga friendly yang paling banyak, terutama di Eropa. Inilah yang lagi-lagi memancing polemik. Nggerendeng sana sini muncul lagi, terutama dari pihak klub.
Klub meradang karena saat ini kompetisi memasuki masa-masa akhir. Kritis untuk penantang juara dan darurat pula buat yang terancam degradasi. Keberatan klub pasti soal pemain yang bisa cedera atau kecapekan karena membela timnas. Padahal pertandingan timnas cuma persahabatan.
Salah satu yang paling keras protes, ya cuma protes saja, adalah dari Inggris. Pelatih Wigan Athletic, Steve Bruce, menyebut kalender kali ini “sinting”.
“10 pemain saya pergi untuk menjalani partai “sinting” internasional. Saya sekarang cuma menunggu hingga hari Jumat untuk memeriksa fisik mereka. Saya benar-benar gelisah”.
Protes cuma sampai situ. kalau ada klub yang ngotot menahan pemain yang dibutuhkan timnas, sanksi segera datang. Dan kemudian pertanyaan akan tetap sama. “Buat apa sih ada partai persahabatan menjelang akhir kompetisi klub?”
Jawabannya nggak jauh dari uang. Pajak tiket stadion, iklan pinggir lapangan, dan hak siar televisi adalah yang utama. Ya pelatih memang dapat keuntungan pula dalam hal pemantapan tim.
Buat saya, nggak salah juga klub mencoba ikhlas sejenak walaupun waktunya nggak tepat.
Lalu, Indonesia lawan siapa? Lha ini klasik alias timnas kita nggak main. Sudah biasa, timnas kita nggak ikut main saat ada kalender resmi timnas sedunia. Padahal saat ini yang paling gampang buat cari lawan tanding. Karena resmi, uang tanding buat lawan (tamu) juga nggak terlalu besar. Lalu para pemain juga mudah dipanggil karena klub nggak mungkin menahan.
Sampeyan tahulah apa pasal. Lha wong gara-gara rapat nasional PSSI saja kok itu timnas pakai batal main. Apa urusannya?

Comments 9
Hehhehhe…..friendly match kudu di ganti sinting match……….
Posted 26 Mar 2008 at 11:21 am ¶Rumania…..Juara Eropa…..!!!!
lha memang dagelan, kok.
Posted 26 Mar 2008 at 11:48 am ¶wah mas sampean mesti nonton terus semua pertandingan itu
Posted 26 Mar 2008 at 12:37 pm ¶pssi ancen asyu, cuk…
Posted 26 Mar 2008 at 1:25 pm ¶bubar bubar….
PSSI tandingnya di lapangan Cipinang!
Posted 26 Mar 2008 at 2:24 pm ¶itu kita yang invite orang buat friendly ama kita ato orang yang ngejak indonesia buat tanding ditempoatnya?
Posted 26 Mar 2008 at 7:51 pm ¶@Eko: kalo kita yg undang, match fee buat tim tamu murah. kalo kita yg diundang juga gitu…
Posted 27 Mar 2008 at 9:36 am ¶[…] Sampeyan tahulah apa pasal. Lha wong gara-gara rapat nasional PSSI saja kok itu timnas pakai batal main. Apa urusannya […]
ending yg keren..!!!!
Posted 27 Mar 2008 at 10:39 am ¶eh,PSSI ketuane sopo tho..???
blog’e opo..????
tau deh, UUD, ujung ujung nya duid
Posted 27 Mar 2008 at 8:05 pm ¶Post a Comment