&mdash September 17th, 2008
Jadilah Tim Terburuk
Klub-klub Indonesia sulit dapat sponsor. Prestasi tak ada, kompetisi pun carut marut. Tidak gulung tikar dan masih bisa ikut tanding pun sudah untung.
Tapi jangan putus asa.
Mungkin klub Indonesia bisa belajar dari sebuah tim amatir Jerman, Germania Forchheim. Ini tim terparah yang pernah saya tahu. Dalam tujuh pertandingan awal musim ini, mereka sudah kebobolan 166 gol tanpa satu gol pun yang bisa dicetak. Mereka punya label
"Tim terburuk Jerman".
Si bos klub justru senang. Prestasi hancur justru dianggap bikin klub jadi terkenal. Kalah terus malah membuat orang jadi penasaran dan bisa mengundang sponsor.
Entah apakah klub itu sekarang sudah dapat sponsor atau belum. Andai saya pengusaha, saya tertarik menjadi sponsor mereka. Tapi tentu nilainya jangan terlalu besar. Kepopuleran tim itu karena kalah terus bisa menguntungkan buat sponsor. Sponsor bisa ikut terseret dikenal. Benar-benar sebuah anti tesis.
Tentu itu terjadi karena di Jerman. Saya nggak akan mau menjadi sponsor di Indonesia. Kompetisi di sini belum beres. Lalu, andai anda pengusaha, maukah mendukung tim Germania Forccheim?
apakah anda akan tetap ngeblog seandainya tak ada seorangpun yang membaca/menengok blog anda?
di Indonesia, produsen pentungan, alat bertinju cocok jadi sponsor bal-balan
ini main basket kali mereka ya..angka banyak amat
biyuh, segitu banyaknya gol. bener-bener tim terburuk…
mungkin mainnya pake sistem bulutangkis
Ealah, ada ada aja… Jangan2 mereka masih menang lawan timnas Indonesia?
masa tim terburuk sih ??
tapi saya bersyukur, tim2 di indonesia gak bagus2
nanti kalo bagus2, hak siarnya dibeli TV kabel malah repot
sepertinya tim2 di indonesia bisa meniru ide itu…hehehe
apa dengan ada sponsor lantas jadi sportif? ya ada-ada saja, dapet duit dari kalah ya? ah kita juga begitu kok, apalagi kalau pemilu.
cekakak!!
komentarnya Galih sadis.. =))
kalo sayah pengusaha, mendingan sumbang pelatih terbaik dunia untuk TimNas
mau lah, biasa yg paling menonjol itu bakal terkenal :d, walau menonjol di kekalahan. Paling gk krn tenar di “tim terburuknya” ..otomatis sponsor jg jd gampang di ingat
Coba adu tanding dengan timnas kita -s aiapa yang paling terpuruk
hahaha… sebuah analogi yang unik ^^!
NICE POST, BRO! Salut……