Jadilah Tim Terburuk
Klub-klub Indonesia sulit dapat sponsor. Prestasi tak ada, kompetisi pun carut marut. Tidak gulung tikar dan masih bisa ikut tanding pun sudah untung.
Tapi jangan putus asa.
Mungkin klub Indonesia bisa belajar dari sebuah tim amatir Jerman, Germania Forchheim. Ini tim terparah yang pernah saya tahu. Dalam tujuh pertandingan awal musim ini, mereka sudah kebobolan 166 gol tanpa satu gol pun yang bisa dicetak. Mereka punya label “Tim terburuk Jerman”.
Si bos klub justru senang. Prestasi hancur justru dianggap bikin klub jadi terkenal. Kalah terus malah membuat orang jadi penasaran dan bisa mengundang sponsor.
Entah apakah klub itu sekarang sudah dapat sponsor atau belum. Andai saya pengusaha, saya tertarik menjadi sponsor mereka. Tapi tentu nilainya jangan terlalu besar. Kepopuleran tim itu karena kalah terus bisa menguntungkan buat sponsor. Sponsor bisa ikut terseret dikenal. Benar-benar sebuah anti tesis.
Tentu itu terjadi karena di Jerman. Saya nggak akan mau menjadi sponsor di Indonesia. Kompetisi di sini belum beres. Lalu, andai anda pengusaha, maukah mendukung tim Germania Forccheim?
Tags: Liga Jerman, sponsor
September 18th, 2008 at 1:25 am
apakah anda akan tetap ngeblog seandainya tak ada seorangpun yang membaca/menengok blog anda?
September 18th, 2008 at 1:29 am
di Indonesia, produsen pentungan, alat bertinju cocok jadi sponsor bal-balan
September 18th, 2008 at 3:23 am
ini main basket kali mereka ya..angka banyak amat
September 18th, 2008 at 5:30 am
biyuh, segitu banyaknya gol. bener-bener tim terburuk…
September 18th, 2008 at 7:53 am
mungkin mainnya pake sistem bulutangkis
September 18th, 2008 at 8:03 am
Ealah, ada ada aja… Jangan2 mereka masih menang lawan timnas Indonesia?
September 18th, 2008 at 8:49 am
masa tim terburuk sih ??
September 18th, 2008 at 9:03 am
tapi saya bersyukur, tim2 di indonesia gak bagus2
nanti kalo bagus2, hak siarnya dibeli TV kabel malah repot
September 18th, 2008 at 9:18 am
sepertinya tim2 di indonesia bisa meniru ide itu…hehehe
September 18th, 2008 at 1:51 pm
apa dengan ada sponsor lantas jadi sportif? ya ada-ada saja, dapet duit dari kalah ya? ah kita juga begitu kok, apalagi kalau pemilu.
September 18th, 2008 at 2:37 pm
cekakak!!
komentarnya Galih sadis.. =))
kalo sayah pengusaha, mendingan sumbang pelatih terbaik dunia untuk TimNas
September 18th, 2008 at 10:56 pm
mau lah, biasa yg paling menonjol itu bakal terkenal :d, walau menonjol di kekalahan. Paling gk krn tenar di “tim terburuknya” ..otomatis sponsor jg jd gampang di ingat
September 19th, 2008 at 3:32 am
Coba adu tanding dengan timnas kita -s aiapa yang paling terpuruk
September 25th, 2008 at 2:07 pm
hahaha… sebuah analogi yang unik ^^!
NICE POST, BRO! Salut……