RSS You're reading Jadilah Tim Terburuk article on sekadarblog

Jadilah Tim Terburuk

Klub-klub Indonesia sulit dapat sponsor. Prestasi tak ada, kompetisi pun carut marut. Tidak gulung tikar dan masih bisa ikut tanding pun sudah untung.

Tapi jangan putus asa.

Mungkin klub Indonesia bisa belajar dari sebuah tim amatir Jerman, Germania Forchheim. Ini tim terparah yang pernah saya tahu. Dalam tujuh pertandingan awal musim ini, mereka sudah kebobolan 166 gol tanpa satu gol pun yang bisa dicetak. Mereka punya label “Tim terburuk Jerman”.

Si bos klub justru senang. Prestasi hancur justru dianggap bikin klub jadi terkenal. Kalah terus malah membuat orang jadi penasaran dan bisa mengundang sponsor.

Entah apakah klub itu sekarang sudah dapat sponsor atau belum. Andai saya pengusaha, saya tertarik menjadi sponsor mereka. Tapi tentu nilainya jangan terlalu besar. Kepopuleran tim itu karena kalah terus bisa menguntungkan buat sponsor. Sponsor bisa ikut terseret dikenal. Benar-benar sebuah anti tesis.

Tentu itu terjadi karena di Jerman. Saya nggak akan mau menjadi sponsor di Indonesia. Kompetisi di sini belum beres. Lalu, andai anda pengusaha, maukah mendukung tim Germania Forccheim?

Ϡ

14 Responses to “Jadilah Tim Terburuk”

  1. fallenopique says:

    apakah anda akan tetap ngeblog seandainya tak ada seorangpun yang membaca/menengok blog anda?

  2. yuswae says:

    di Indonesia, produsen pentungan, alat bertinju cocok jadi sponsor bal-balan

  3. ini main basket kali mereka ya..angka banyak amat

  4. Epat says:

    biyuh, segitu banyaknya gol. bener-bener tim terburuk…

  5. edy says:

    mungkin mainnya pake sistem bulutangkis :lol:

  6. galih says:

    Ealah, ada ada aja… Jangan2 mereka masih menang lawan timnas Indonesia? :D

  7. masa tim terburuk sih ??

  8. Luthfi says:

    tapi saya bersyukur, tim2 di indonesia gak bagus2
    nanti kalo bagus2, hak siarnya dibeli TV kabel malah repot :D

  9. deltamania says:

    sepertinya tim2 di indonesia bisa meniru ide itu…hehehe

  10. tito says:

    apa dengan ada sponsor lantas jadi sportif? ya ada-ada saja, dapet duit dari kalah ya? ah kita juga begitu kok, apalagi kalau pemilu.

  11. nonadita says:

    cekakak!!
    komentarnya Galih sadis.. =))

    kalo sayah pengusaha, mendingan sumbang pelatih terbaik dunia untuk TimNas :D

  12. norjik says:

    mau lah, biasa yg paling menonjol itu bakal terkenal :d, walau menonjol di kekalahan. Paling gk krn tenar di “tim terburuknya” ..otomatis sponsor jg jd gampang di ingat :)

  13. domba garut! says:

    Coba adu tanding dengan timnas kita -s aiapa yang paling terpuruk :D

  14. hahaha… sebuah analogi yang unik ^^!
    NICE POST, BRO! Salut……

Leave a Reply