Bunuh Diri Karena Sepakbola
Mungkin cuma di Inggris di mana sepakbola dianggap sebagai hiburan keluarga — sesudah jaman hooligans. Serius tapi santai.
Di negara lain, bukan cuma sekadar hiburan. Italia, misalnya, jadi ajang pameran aliran politik. Di Brasil jadi lahan tawuran antar geng. Di Spanyol, ajang penghinaan rasial. Indonesia? Ah, anda sudah tahu sendiri.
Kekerasan dalam sepakbola sering bikin nyawa melayang. Bukan cuma suporter, tapi juga pemain. Pemain Kolombia, Andres Escobar, mati ditembak suporternya sendiri. Ada juga yang tewas karena sakit jantung saat bermain atau kena petir.
Mati karena bunuh diri? Saya baru tahu kali ini. Pemain dari klub kecil Yunani, Yiannis Koskiniatis, menutup hidup dengan loncat ke jurang karena nggak masuk skuad pertandingan.
Tragis banget.
Sebegitu pentingkah sepakbola? Berangkat dari sekadar hobi dan kemudian menjadi industri, sepakbola bisa jadi sarana apa saja. Entah sebagai pemain, pelatih, pengurus klub atau suporter.
Koskiniatis adalah pemain semi pro. Dia cuma main di klub divisi tiga Diagoras Rhodes. Tapi baginya, status menjadi sangat penting. Nggak main lawan Olympiakos, dari divisi satu, adalah aib.
Itukah yang namanya aktualisasi diri, pengakuan, kehormatan atau loyalitas pada profesi? Benarkah dia depresi karena kelamaan cedera?
Tags: Bunuh diri, depresi, Koskiniatis, Yunani
October 30th, 2008 at 6:39 pm
doh… seperti abis dicerai pacar aja mau bunuh diri…. nasi masih enak… krupuk masih gurih….. cewek masih legit… loh loh loh..
October 30th, 2008 at 7:04 pm
Aku waktu kebobolan 6 gol tak pernah berpikir untuk bunuh diri tuh. Masih sayang ninggali nikmatnya sego kucing dan wedang jahe
October 30th, 2008 at 9:16 pm
Bukan gara-gara sepakbola, Mas..

Tapi karena gak kuat iman..
October 30th, 2008 at 11:37 pm
kapan ada capres disini yang kalah terus bunuh diri ya?
October 31st, 2008 at 1:36 am
ada ngga disini pejabat yang gagal mensejahterakan rakyatnya trus bunuh diri ?!?
October 31st, 2008 at 7:20 am
wahaha ayahab memang jika terlalu obsesif, apapun ituh
October 31st, 2008 at 11:12 am
wah kasian banget ya… coba kalau dia sering nongkrong di angkringan pasti jadi semangat lagi
October 31st, 2008 at 2:16 pm
ngakak baca komentarnya Anang
October 31st, 2008 at 2:27 pm
bunuh diri karena sepak bola? Ya Alloh, nyowo kok regane sak regane bal… gak penting banget yha huehuehue…..
October 31st, 2008 at 2:34 pm
Sepakbola memang telah jadi agama, sehingga orang rela mati untuknya.
October 31st, 2008 at 5:36 pm
dunianya selebar bola kaki aja tuh , halah sok sok ki anang reti legit barang
October 31st, 2008 at 5:40 pm
kurang sahih bunuh dirine, mestine harakiri pake katana
October 31st, 2008 at 5:46 pm
kata juan veron, ada banyak hal yang lebih penting ketimbang sepakbola
November 3rd, 2008 at 3:49 am
kok bisa ya hiburan keluarga…sepakbola khan boring. apakah keluarga inggris memang membosankan ?! lol
November 4th, 2008 at 12:03 pm
Koskiniatis pengin maen bola di akherat kok….