&mdash October 31st, 2008 {16}
David Beckham masih laku. Walaupun umurnya sudah 33 tahun, masih ada klub yang mau bayar gajinya. Nggak tanggung-tanggung, klub sekelas AC Milan yang merekrutnya — meski cuma pinjaman dan jangka pendek.
Beckham memang hebat. Popularitasnya masih terjaga. Mainnya sudah menurun, walaupun nggak drastis. Umpan mautnya masih ada. Dia juga masih jadi langganan model iklan dan acara showbiz. Pendeknya, masih jadi tambang duit lah.
Karena terkenal, gaji Beckham pasti besar. Klub kecil nggak sanggup bayar. Artinya cuma klub kaya yang mampu. Selain Milan, tadinya Arsenal juga tertarik. Sementara West Ham United, Portsmouth dan Tottenham Hotspur cuma sekadar gosip. Buat mereka, bisa besar pasak dari pada tiang.
Lalu, kenapa Beckham pilih Milan ketimbang Arsenal?
Katanya ada unsur Italian Connection. Kabarnya Fabio Capello, pelatih Inggris, yang minta Beckham ke Milan. Capello orang Italia dan sukses bersama Milan.
Dugaan lain, ini impian lama Victoria Adams Beckham, si nyonya. Bekas bintang Spice Girls itu sudah merayu Beckham ke Milan sejak mau pindah dari Real Madrid. Victoria adalah orang kaya baru. Gila mode dan belanja. Belum lengkap kalau belum tinggal di Milan. Dan Beckham sering “kalah set” dari Victoria, maklum kalah tua juga.
Kebetulan, sekarang ini waktunya klop.
Milan adalah mesin tua. Mayoritas pemainnya sudah gaek. Tapi bukan berarti Milan menghapus rencana membangun image tim bintang lagi. Cuma kali ini pakai embel-embel “Bintang Tua”. Ronaldinho sudah ada, belum komplet kalo nggak ada Beckham.
Ini memang bukan urusan prestasi. Beckham nggak mungkin melebihi kualitas Ronaldinho atau Kaka.
Tapi ada urusan lain yang nggak bisa dimenangi dua bintang Brasil itu. Apalagi kalau bukan soal bisnis. Nama Beckham masih laris dijual. Pernik klub bergambar Beckham pasti laku berat. Dan Milan pintar mencium peluang. Mereka siap bikin film dokumenter soal kedatangan dan kehidupan Beckham di Milan.
Milan untung, Liga Italia juga demikian. Popularitas mereka yang sempat nge-drop, pasti bakal naik lagi. Duit dapat, nama tenar pun mampir.
tua bukan ukuran dia tidak mampu main maksimal di atas ranjang, eh salah di atas lapangan hijau. hahahaha. let see
beckham, memang laku untuk dijual..
kalo dia nggak main bola kayaknya dia bakalan jadi artis dech
yoah pastinya popularitas AC Milan bakalan naik nih
*joged pisang* …. BTW dgn sektor penyerangan yg yahud sudah saatnya musim depan beli belakang yg yahud
berapa persen yang tersisa sisi olahraganya pada industri sepakbola saat ini yo kang? khususnya di eropa sana.
Tentara tua. Pinter banget Ancelotti cari pasukan-pasukan tua. Tapi emang bener, nama Beckham emang tidak hanya kekuatan di lapangan. Lebih banyak di bisnisnya. Itu sebab kenapa LA Galaxy dulu merengek-rengek supaya Beckham tetap dimasukkan di squad tim nasional Inggris. Padahal klub-klub lain macam Barcelona malah sekuat tenaga menahan bintang-bintangnya.
Masih punya gigi gak yah bekam, secara stamina dah kurang tokcer…. kenapa di galaxy dia ga betah ya ?
sam hedi memang top markotop. salut bro…
Konon, Beckham lebih dikenal sebagai seorang selebriti daripada seorang pemain bola..
Dugaan lain, ini impian lama Victoria Adams Beckham, si nyonya
Eh, bukannya gosipnya dulu Beckham pindah ke Amerika juga karena si Posh yang pengen tinggal deket bintang Hollywood?
backham kan mesin marketing. trus si pemain sendiri butuh tampil reguler buat masuk timnas. tutup ketemu tumbu (eh bener ndak istilahe. hehehehe)
wah kalo gaji beckham di depositokan Rp berapa ya bunganya ???
asek, si beck ada di milan, bisa lihat aksinya di kaca trans7
nambah satu lagi pemain Inggris yang pernah nyari rejeki di Italia, setelah Gascaoigne dan Paul Ince, ada lagi ga ya?
Bekam pake nomer berapa ya?
Kira kira gimana ya nantinya kalo tendangan bebas berebut gak ya.hehehe
kira2x sampe umur berapa ya tenarnya bekcham ?
Maunya posh kan deket sama wilayah fashion, otomatis jatuhnya ke Milan, yang gw heran, kenapa milih AC Milan, bukan Inter Milan?
Secara yang lagi berprestasi dan bermain di champions adalah Inter Milan?
@tukang ketik,
Inter cuma penggembira di liga champion, prestasinya jarang, sudah 43 tahun gak pernah juara champion. Terakhir-terakhir prestasinya di champion adalah prestasi tawuran.