Rupanya urusan tiket Piala Asean itu sedang dibahas ketika tulisan kemarin saya published. Namun tetap saja keputusannya sama; tiket cuma bisa dibeli di stadion.
Kalau anda mau nonton di VIP atau Kelas Satu, tiket bisa dipesan. Tapi saya yakin ini ribet. Mau nonton, ya lebih baik silahkan datang dan langsung beli sebelum kick-off. Entah lewat loket atau calo.
Tapi ada pula kabar bagus.
Ada diskon tiket jika anda datang bareng kelompok suporter. Entah Jakmania, Viking, Aremania, Jeblokmania atau Terserahmania. Bila datang sendiri dan mengenakan kostum replika merah-putih, abal-abal atau yang asli, juga dapat diskon.
Nah, seperti biasa. Tinggal pilih; nonton di tv atau langsung ke Senayan dan Jalak Harupat?
Tiket include asuransi gundul bocor nggak sam? Sampeyan gak mbuat pesta penyambutan Nurdin Halid keluar Cipinang to?
aku pilih nonton tivi aja mas kalau ga menarik bisa langsung pindah chanel
wes ta, cak. pisan-pisan nonton bareng endonesah yuk. manut partai sik endi.
mas mbok aku dijak nonton nang stadion tooo
*menunggu tiket gratisan dari kantor, biasanya dapat soalnya*
Saya mah mending nonton di TV, yg rekaman malah. Mau liat klo udah tau sapa yg menang dan kapan goal nya akan terjadi
nonton tv, lha ga dapat jatah liputan nang njakarta
Kalau bisa mah ikut nonton langsung di lapangan. Suasananya beda. Kayak di piala asia kemarin, meskipun cari tiket masya Allah sulitnya, tapi bisa teriak, “BEMBEEEEEEEEEEEEENNNNG, HAJAAAAAAAAAAR!!!!”
pengen sih, tapi seperti biasa, bakal rusuh gak iki
pengalaman nonton piala asia partai pembuka, sikut²an
gak sampai buyar muleh.
hayo kang buat suporter blogger