RSS You're reading Belandanisasi Madrid* article on sekadarblog

Belandanisasi Madrid*

Sepanjang sejarah, Barcelona adalah klub Spanyol yang paling getol mengumpulkan pemain Belanda. Tapi kebiasaan Barcelona kini sudah lumer. Untuk pertama kalinya mulai musim ini, Barcelona nggak punya meneer Belanda.

© image source: huntelaar dot net

© image source: huntelaar dot net

Yang unik justru pesaing mereka, Real Madrid, mulai senang pakai jasa pemain Belanda. Nggak tanggung-tanggung, mereka sewa lebih dari tiga pemain. Ruud van Nistlerooy, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart dan Royston Drenthe. 

Madrid pun belum puas. Pagi ini waktu Jakarta, Madrid sepakat dengan Ajax Amsterdam untuk mendatangkan striker Klaas Jan Huntelaar. Harganya lumayan mahal, 27 juta euro. Padahal klub-klub Spanyol lainnya sedang mengalami krisis keuangan. Ah, itu soal lain.

Wajar Madrid melakukan Belandanisasi. Banyak kisah sukses diraih bule-bule londo di daratan hispanik. Karakteristik pemain Belanda yang doyan menyerang seperti dapat tempat di sana. Maklum, Spanyol adalah liga dengan permainan terbuka dan pertahanan yang longgar. Ibarat kunci ketemu lobang.

Lucunya, Huntelaar dibeli dalam kondisi sedang cedera engkel. Bahkan belum ketahuan kapan dia bisa merumput lagi. Entah kenapa Madrid belum kapok beli pemain berkaki busuk.

Dulu, Jonathan Woodgate dibeli dalam keadaan cedera dan tiga tahun di sana cuma main 9 kali! Musim ini, Madrid beli bek Jerman, Christoph Metzelder, yang juga bolak balik masuk kamar perawatan cedera. Perlu ditunggu apakah Huntelaar bakal bernasib sama.

——————————–
*Dulu topik ini pernah saya tulis. Apa daya database lama rusak. :(

Ϡ

10 Responses to “Belandanisasi Madrid*”

  1. dnial says:

    Kalau barca dulu kalo nggak salah sampai 10-an pemain dalam semusim dan semua masuk timnas.
    Sebentar, ada De Boer bersaudara, Kluivert, Overmars, Van Bronkost (nulise piye), Bogarde, Cocu, sisanya lupa :D

  2. snydez says:

    madrid demen beli pemaen cedera.
    dulu tuh bek yang dari inggris. (lupak)..
    begitu starter malah gol bunuh diri and red card :D
    –beli kucing dalam karung

  3. Raffaell says:

    Van brongos, orang jawa ya ?

  4. mpokb says:

    “Bahkan belum ketahuan kapan dia bisa merumput lagi. Entah kenapa Madrid belum kapok beli pemain berkaki busuk.”
    — pemilihan kata yang memikat :D
    btw, kenapa kita dijajah belanda 3,5 abad, tapi nggak ketularan etos kerja mereka yang tinggi? seperti saya ini, belum kerja malah blogwalking… :P

  5. tukang ketik says:

    gw ga yakin huntelar bakalan sukses.
    Dia jago di ajax berkat gedoran dari Luis Suárez yang t.o.p.b.g.t
    alhasil, bola rebound atau bola liar tinggal dia sikat.
    Trus, kalau menurut gue, gaya bermain huntelar juga mirip gilardinho, ngandelin bola atas.
    jadi, secara madrid ga punya crosser yang ciamik, alhasil huntelar ga bakal sukses.

  6. didut says:

    eh huntelar dah dibeli to?

  7. nothing says:

    belanda cen total football
    bagaimana dengan timnas di piala AFF mas..?

  8. yuswae says:

    kebijakan membeli pemain berkaki busuk itu tidak hanya ibarat ‘membeli kucing dalam karung’ tapi ‘karung dalam kucing’.
    :D

  9. Epat says:

    weih… padahal madrid tahun ini saat banyak belandane malah morat-marit. gitu sek nambah lagi…

  10. Tigis says:

    dgn system menejemen ala klub spanyol dimana ada posisi sporting director yg berkuasa thd transfer policy, memang pemilihan pembelian pemain jadi sesuatu yg agak ngga sinkron dgn analisa club coach. Gue jd inget kasus van nistelrooy yg ama sir alex dibela2xin ditungguin sampe dia sembuh cidera dulu baru memastikan pembeliannya. Yah semoga aja si Huntelaar bisa sembuh cepet dan membuat madrid bangkit lagi.

    btw, gue msh nunggu apakah juande ramos ada naksir pemain2x Spurs yg sempet dia latih. Sebuah kejutan andaikan dia ujug2x nawar Ledley King (siapa tau Madrid tertarik beli back cidera lagi hehe), ataupun Gareth Bale, atau malah Jamie O’Hara hehehe. Ngimpi ya gue :mrgreen:

Leave a Reply