RSS You're reading David vs Goliath article on sekadarblog

David vs Goliath

Apakah LA Galaxy kuat menahan gempuran AC Milan dan Bayern Muenchen?

© Getty Images

© Getty Images

David Beckham memang top markotop. Di saat orang menilai dia hanya tinggal ampas, permainannya mengkilat lagi. Beckham jadi bintang (baru) Milan. Dua gol dan empat assist adalah bukti. Dulu, Ruud Gullit pernah bilang Beckham salah satu dari tiga pemain Inggris yang bisa main bagus di Italia.

Dia cuma dipinjam Milan sampai bulan Maret. Pemilik aslinya adalah Los Angeles Galaxy. Tapi karena penampilannya bagus, Milan berniat membeli. Masalahnya, Galaxy belum tentu rela menjual.

Buat saya, Bekham adalah pemain lengkap. Skill punya, raja nilai komersil dan menguasai berita pula. Selama kenal jagad berita bola, cuma nama Beckham yang nggak pernah habis. Soal komersil, Galaxy pasti tak mau kehilangan pendapatan sekitar minimal 30 juta dollar dari hak citra Beckham per tahunnya.

Tapi seberapa kuat benteng Galaxy jika “diserang” Milan yang bersatu dengan Bayern. Klub Jerman itu juga punya kepentingan soal pemain Galaxy lainnya, Landon Donovan. Belum lagi bila Adidas ikut ambil bagian. Apparel Jerman itu sponsor Milan, Bayern, Galaxy dan Beckham sekaligus.

Jangan lupa juga, Beckham penurut kata istri. Victoria Beckham senang banget tinggal di Milan. Ah jadi kelihatan banget ini akan happy ending buat Milan.

Ini seakan pertarungan David lawan Goliath yang kebetulan memperebutkan David. Tapi kans David untuk menang kali ini lebih kecil.

Namun bisa jadi makin seru apabila Galaxy didukung oleh Major League Soccer (MLS). Beckham adalah nama penting buat citra kompetisi MLS. Jika Beckham dijual, citra MLS bisa anjlok.

Saya cenderung percaya pada ucapan bos Bayern, Karl-Heinz Rummenigge. Pada akhirnya semua hanya soal harga. Anda minta, kami bayar. Tapi jangan percaya bahwa ini akan seperti kasus Kaka tempo hari.

Enggak akan terjadi. Selain Milan dan Bayern tidak kelebihan duit macam sheikh Manchester City, ini juga jaman krisis. Yang lebih utama lagi, ini melibatkan mereka yang paham know-how sepakbola dan marketing.

Bila Galaxy minta yang aneh-aneh, Milan dan Bayern bakal melengos.

Ϡ

14 Responses to “David vs Goliath”

  1. bangsari says:

    wis tak tunggu-tunggu tulisan soal beckam, akhirnya nongol juga.

    beckam pancene top. ngganteng, skil oke dan profesional. yang terakhir itu yang jarang dimiliki pesepakbola lain.

    sampeyan lebih paham tentunya…

  2. Ndoro Seten says:

    Kira-kira yang menang sopo mas?

  3. Masenchipz says:

    gak sia-sia gw latih si bekam? eh.. si bekam :)

  4. Bagas says:

    Sepertinya bagi Milan, Beckham dibeli bukan hanya karena kontribusinya di lapangan, tapi juga kontribusinya di luar lapangan.

    Terbukti, sejak awal tahun kemarin, cari jersey Milan dengan nama Beckham susahnya minta ampun. Kehabisan stock terus.

  5. abdee says:

    sayang, bukan inter yang meminjamnya….

    du.. du.. du..

  6. Dony Alfan says:

    Kabarnya si Beckham akan terus merumput sampai setua Maldini, wah wah hebat

  7. Epat says:

    Dan persaingan di Liga Itali pun semakin hot… ai lop it

  8. nothing says:

    jmt, nang malang ga iso trans7, sampe saiki rung ndelok bekam main, iso ne ndelok soko lensor nya antv

  9. joe says:

    Di level klub dia sudah mendapatkan segalanya bersama MU, sayang di timnas Inggris dia belum pernah merasakan gelar juara

  10. Raffaell says:

    Wah, bener tuh, aku aja baju bolaku bekam smua, hahaha

  11. Andre says:

    Kayanya gak bakal kuat deh galaxy..hehehe..temen saya demen banget beckham pake kostum milan..:)

  12. jensen99 says:

    Justru karena maennya bagus saat dipinjamkan, pasti Galaxy juga ngotot supaya Becks taat pada kontrak peminjamannya. Apalagi musim sebelumnya Becks (AFAIR) belum memberikan gelar buat Galaxy.

  13. pudakonline says:

    beckham memang hebat kang!
    tapi saya agak nggak kuat sama sifat temperamen nya itu!

    hehehehe…..

  14. didut says:

    (doh) winger yg gak bisa lari ya cuma si becks itu kekekeke~

Leave a Reply