&mdash April 15th, 2009 {18}
Bukan cuma kalangan artis yang hidupnya dikelilingi gosip. Begitu pula pemain sepakbola. Terserah kalau mau bilang mereka juga artis dari lapangan hijau.
Tapi gosip di sepakbola justru berangkat dari adonan yang berbeda. Dalam gosip infotaintment, isu bisa muncul dari sembarang kata lontaran. Kasak kusuk tetangga pun bisa jadi bahan pula.
Gosip di sepakbola lebih sering soal pemain dan klub, nasib pelatih, atau keributan internal. Tentu ada juga yang terkena gosip cinta atau gaya hidup. Minimal pasangan si pemain yang jadi bahan. Tapi berita model gitu malah tidak booming.
Gosip di sepakbola lebih sering berangkat dari wartawan saat sedang mewawancara si pemain. Intinya sih iseng ingin bikin berita sensasional. Misalnya, ada wartawan sedang mewawancarai Cristiano Ronaldo dengan dialog seperti ini:
“Apa klub favorit anda?”
“Sejak kecil, saya sudah menyenangi Real Madrid dan mengoleksi seluruh pernik mereka.”
Yakinlah, besok di koran pagi bakal ada judul berita: Ronaldo Ingin ke Madrid; Ronaldo Berniat Tinggalkan Man. United; dan berbagai judul sejenis.
Misinterpretasi. Bisa disengaja, bisa juga tidak. Lebih sering disengaja. Itu pula yang buat geger Bayern Muenchen. Kapten Mark van Bommel ditanya wartawan apakah gelandang Franck Ribery pantas main di Barcelona. Jawabannya sudah pasti, tentu pantas!.
Eh di internet muncul berita: “Ribery Tertarik ke Barcelona”.
Jadilah, klub dan Van Bommel sibuk bikin bantahan. Pada akhirnya, berita seperti ini cuma menguntungkan agen pemain. Dan nggak jarang juga, hoax muncul dari sang agen. Maklum, efek hoax menentukan besaran komisi.
kerjasama saling menguntungkan keknya sam hehehe
heheh… wartawan tuh kerjaannya.. gitu tuh ..
sengaja salah ngutip
sepakbola memang luar biasa
gosip digosok makin sip
Tapi.. Saya sangat setuju andai Ribery pindah ke barca, ato klub d EPL ato serie A. Asal ga di Bundesliga
wartawan kan emang suka melintir berita
*dipentung*
Jadi inget gosip mega-magnitude tahun lalu…..Bambang Pamungkas mo maen di Liga Inggris
wartawan dan media akhirnya jadi industri yg sayangnya banyak sekali menumpang hidup pada berita2 gak jelas kayak gtu.
salam kenal, mas
jadi inget gus dur: “wartawan ga ada yang bener. sukanya melintir omongan (saya)”
Wartawan kan memang suka salah kutip
Sampean biasa memelintir berita nggak mas? Kok fasih gitu bikin contoh pelintiran he he he
digosok terus…biar laris manis, harga tinggi. ….:)…..tricky…..bisnis….
jangan2 malah emang si “ntu” minta di gosipin,,
kalo udah gitu, si wartawan dapat amplop nggak dari agen kalo ternyata si pemain benar-benar hengkang?
Ini kan kayak mainan publisis cemen untuk aktor/aktris dan bintang hiburan. Intinya bagaimana supaya tetap edar. Selebihnya, hehehe, ya faktor si jurnalis dalam menangkap nuansa (dalam arti nuance).
BTW maaf kalo saya kamso banget. Kalo gaya hidup idola njenengan, Nurdin Halid, itu piye?
)
baru gossip kalau Nurdin Halid masuk dalam bursa pemilihan presiden Real Madrid…
makin digosip makin banyak ilmu kedewasaan
[...] masa inilah anda akan dijejali oleh berita transfer. Mulai dari yang masuk akal sampai gosip kelas [...]