RSS You're reading Real Madrid (1)* article on sekadarblog

Real Madrid (1)*

Tak ada klub sesensasional Real Madrid. Tak ada orang seambisius presiden Florentino Perez di sepakbola. Tidak juga bos Inter Milan, Massimo Moratti, yang sebenarnya juga ambisius.

Hanya dalam seminggu, eh empat hari, Madrid bikin dua rekor transfer pemain. Hari Senin (8/6), Kaka dibeli dari AC Milan dengan harga 67,2 juta euro. Ini termahal ketiga di dunia. Dan kemarin (11/6), giliran Cristiano Ronaldo direnggut dengan nilai 94 juta euro alias termahal di dunia!

Jadi, tiga besar rekor transfer dibuat oleh Madrid. Yang nomor dua waktu mereka beli Zinedine Zidane pada 2001 dari Juventus. Nilainya 73 juta euro.

Ini jaman krisis. Di Eropa pun banyak pabrik besar semaput. Bahkan di Inggris, klub seperti Manchester United; Liverpool; dan Chelsea dibelit utang hebat.

Lalu pertanyaan yang paling mengemuka sudah jelas; kok Madrid bisa punya duit banyak? Bahkan anggaran Perez untuk belanja pemain adalah 300 juta euro.

Kebetulan saya juga baru paham benar sumur uang klub ibukota Spanyol itu ada empat. Gamblangnya ada di Bleacher Report, sebuah situs yang biasa bikin penelitian di balik berita (news in depth).

Madrid jelas mampu belanja pemain jor-joran dan termasuk menggajinya dengan “wah”.

Pertama, dia klub terkaya di dunia empat tahun belakangan. MU yang sering juara pun hanya nomor dua. Stadion Santiago Bernabeu yang punya kapasitas 79.400 kursi membuat Madrid bergelimang duit dari tiket penonton.

Coba kita hitung kasar. Di La Liga, Madrid memainkan 19 partai kandang. Bila tiket termurah seharga 60 euro dan tiap pertandingan ditonton minimal 70 ribu orang maka Madrid punya 79 juta euro lebih dalam semusim dan masih sisa kalau buat beli Kaka. Itu hanya hitungan laga liga lokal, belum termasuk Liga Champions atau Piala Raja Spanyol.

Kedua, Madrid punya pendapatan hak siar tertinggi di dunia. Dia kerjasama dengan agen siaran MediaPro untuk tujuh tahun dengan nilai 1,1 triliun euro! Itu juga baru kerjasama pertandingan lokal di Spanyol. Belum termasuk Liga Champions dan main tandang ke luar negeri.

Ketiga, pajak untuk pemain asing hanya berlaku ketika pemain sudah bermain selama lima musim di sana. Ini jelas enak banget. Di Inggris, pajak orang kaya, termasuk pesepakbola, mau naik 40 persen per tahun. Sementara di Spanyol, pajak pemain asing cuma 23 persen dalam lima tahun! Jadi kalau Spanyol bisa menggunakan 30 juta euro per tahun untuk menggaji 3-4 pemain, maka di Inggris jumlah segitu cuma untuk satu pemain!

Keempat, ini yang paling enak. Madrid berstatus lembaga non profit. Mirip yayasan-lah. Aneh memang karena mereka punya profit gila-gilaan. Tapi faktanya begitu. Dengan status itu, maka Madrid bebas mengangsur hutang kapan saja, tanpa deadline. Sementara MU tiap tahun harus nyicil pelunasan hutang sampai 30 juta euro.

Jumlah uang sengaja saya buat dalam euro. Nggak pas jika ditransfer ke rupiah. Bila untuk ukuran euro pun masyarakat Spanyol sudah teriak-teriak, apalagi kita yang di Indonesia melihatnya dalam rupiah. Tapi ini fakta. Sepakbola benar-benar sudah jadi industri (kapitalis), entahlah apakah ini masuk dalam neolib. Pasti selalu ada pro dan kontra. ;)

* Berita istimewa seperti ini selalu bisa dilihat dari banyak angle. Jadi, saya putuskan bikin bersambung saja.

NB: Mohon maaf saya belum sempat blogwalking, bahkan Reader saya pun tidak saya tengok seminggu terakhir. Load otak saya sedang penuh, jadi cepat lelah. :)

Ϡ

24 Responses to “Real Madrid (1)*”

  1. bangsari says:

    jadi ngebayangin berapa ratus tahun lagi PSSI bisa menggodog format kompetisi yang adil dan beradab. :P

  2. Dana Telco says:

    Selamat datang galacticos jilid 2. Ingin tahu siapa lagi bintang yang akan diboyong real madrid.

  3. galihsatria says:

    Ooo jadi meskipun tidak berprestasi, tapi duit mengalir gila-gilaan ya?

  4. bangsari says:

    btw, apakah real madrid adalah satu satunya fenomena tsb di dunia?

  5. hedi says:

    @Bangsari: iya, belum pernah ada fenomena gila-gilaan seperti ini, bahkan sebelum presidennya Florentino Perez sekalipun. Inter Milan juga seneng datengin bintang, tapi nggak semegah Madrid dan juga ga pernah bikin rekor transfer.

    Yang memungkinkan bikin rekor memang cuma Spanyol dan Inggris. Dulu Real Betis juga bikin rekor termahal untuk Denilson.

    @Dana: tunggu aja, David Villa dan David Silva dari Valencia mungkin menyusul, minimal Villa.

    @Galih: Prestasi ibarat investasi, klub harus punya itu dulu. Madrid memang belakangan jarang juara, tapi mereka sembilan kali juara Eropa dan gelar Spanyolnya-nya juga banyak. Lalu mereka punya banyak bintang (galacticos), ini ngundang penonton, merchandise dan hak siar — lepas ada prestasi atau enggak. :D

  6. gagahput3ra says:

    Saya kok diluar betapa mewahnya Madrid musim depan terlihat dari pemainnya, kasihan sama Kaka & Christiano Ronaldo.

    Banyak banget pemain bagus yang redup karirnya setelah masuk Madrid soalnya. :(

  7. saya kok pesimis…. ketika begitu banyak bintang malah membuat team jadi egois dan berantakan..

  8. edy says:

    apa ronaldo bakal bernasib seperti beckham?

  9. dewanto says:

    saya suka kebijakan mas hedi tetap menampilkannya dalam euro
    saya pun khawatir diri saya pingsan atau sibuk ngitungin angka nol ehehehe

  10. nothing says:

    dinikmati wae mas… sesuk lek cr7 ato kk jebule memble yo apes e real madrid
    masalahe, liga spanyol di siarke dini hari, aku ra kuat melek saiki, bakal jarang nonton ki…
    sing enak ki liga indonesia, main e jam 3 sore ama jam 7 bengi hehehe

  11. hni says:

    kalo saya bilang siyy, real tuuu lebayyyy pa Hed, cuma bisa pamer beli pemain yg dah jd..maksa pula…mending juara mulu…create ddonggg (blajar dl sama AW), jgn cuma beli mahal trus di peress buat nyari duit buat balikin modal..ddooohhh…industry…(ehh.. gak mutu yaa komen saya pak..? sorryy deehh..hbs kecewa knp kaka pindah ke sanaaa..!!!)

  12. hni says:

    yang ini..ngutip dr blognya andy gray pak Hed ,sekadar empasized kalo Real lebay hehehehe.. : “You can buy Kaka, you can buy Ronaldo but you then can’t stop letting goals in at the other end,” he said.
    “I still think the biggest problem is defensively where they were shocking last season. Liverpool put them to the sword, Barcelona put them to the sword and that had nothing to do with their attacking ability.
    “Ronaldo and Kaka are not going to improve that and there is a danger that Florentino Perez will build a side of Galacticos like they did many, many years ago……

  13. hedi says:

    @Gagah, Mas Iman, Edy: kamar ganti Madrid dikenal kurang kondusif, bergaya borjuis, mental gypsi…jadi ya apa boleh buat dan klub sebodo amat ;)

    @Dewanto: masalahnya bukan pingsan atau apa, tapi level likuiditasnya ga sama. Jadi berapapun kalo diswitch ke rupiah tetep “wah” :)

    @Hni: Madrid ga pernah ngurus mau berprestasi atau enggak, lha buktinya tidak juara terus pun dah bisa jadi klub terkaya di dunia kok, apalagi sekarang ada kaka dan ronaldo….tiket, hak siar dan merchandise pasti laku keras! ;)

  14. Nazieb says:

    Akhirnya.. See ya CR7..

    You’re good, but not good enough to be Manchester legend.. *halah*

    Semoga saja dia tidak “dibuang” layaknya bintang-bintang yang kalah bersinar.. :D

  15. Bagas says:

    Hampir sama seperti kata mas Iman. Aku gak yakin madrid bakal digjaya musim depan soalnya ingat pengalaman musim lalu. saat madrid juga mendatangkan bintang(medioker sih).
    Tahun kemarin aku sebenarnya aku mengira Madrid bakal mengerikan dengan datangnya Sneijder, van der vaart, robben dan juga huntelaar. Tapi lha kok memble. :))

    *gak bisa membayangkan Kaka dipeluk Ronaldo saat perayaan Gol.. yuck*

  16. didut says:

    sebenarnya lega juga ronaldo pindah ke madrid …winger kok gak bisa crossing walau banyak buat gol sih :D

    mudah mudahan rooney bakalan dapet asupa crossing lebih banyak dan lbh byk bikin gol …duitnya buat beli pemain baru lagi :D

  17. Daus says:

    Pesimistis juga sih. Tapi entahlah :)

  18. agustri says:

    di Indonesia ada yang mencoba menirunya yaitu Persik, eh bener gak mas. hehehe…tapi akhirnya ancur di tengah jalan karena kehabisan bensin. Sampai kapan madrid “merusak” sepakbola dunia dengan cara instan begini. Bravo Barca.

  19. Epat says:

    woooohhhhh…. manstab! berati tahun ini akan jadi miliknya liverpool!
    hahaha *ngarep*

  20. zam says:

    yah, namanya juga industri.. prestasi ya cuman buat investasi. ketika udah punya “nama” dan “branding”, duit tetep aja datang dari mana pun..

  21. se7en_pearl says:

    kalo saya seh cmn bisa berkomen…
    BUSEDDD duid nya…
    itu kaya nya kyk apa ya?
    mao diapain y tuh duid sgeto byk?
    ckckckckckkckckckck…..
    mampo ngebuka lapangan kerjaan buat warga miskin Indonesia kale yah?

  22. Blog Dokter says:

    Itu uang semua ya?

  23. siuma says:

    kompetisi di indonesia memang beda dengan spanyol. disana layak jual disini layak ditinggal. tetapi indonesia bisa juga berkembang asal ada konsistensi. sekarang 1 grup, besoknya lagi 2 grup. saenake dewe

Leave a Reply