&mdash July 17th, 2009 {13}
Koran Kompas hari ini (17 Juli) bilang penggemar Manchester United di Indonesia adalah anak tiri. Maksudnya ada 25 juta penggemar MU di sini, tapi baru sekali bisa lihat tim idola main di Indonesia.
Entah apakah status anak tiri itu sudah jadi “nasib” fans Setan Merah di sini. Ketika MU mau main di Senayan, lha kok ada bom keparat di Ritz-Carlton dan JW Mariott. Lebih sial lagi, MU akan menginap di Ritz-Carlton!
Sebelum makan siang saya terlibat pembicaraan dengan beberapa kawan (pers). Banyak yang optimistis MU akan tetap datang. Saya justru pesimistis. “Habislah peluang MU ke sini,” batin saya.
Akhirnya berita pembatalan itu datang. Confirmed, sesuai perkiraan saya. Tak mungkin mereka mau main di sini ketika hotel yang bakal ditempati malah jadi sasaran bom. Embassy Inggris pasti bikin travel banned.
Apa boleh bikin, ini force majeur. Tiket yang sudah dipesan harus ditukar uang kembali. Kontrak sponsor juga berantakan. Panggung yang sudah berdiri harus diturunkan kembali. Calo tiket pun bisa merugi hebat.
Semua yang terkait pasti kecewa. Demikian pula Sir Alex Ferguson. 34 tahun tak ke Indonesia dan kini kerinduan itu batal.
We are terribly disappointed because of all the work that goes into bringing Manchester United to Asia. — via Reuters
Yang tersisa dari harapan saya atas insiden ini cuma satu; semoga proses pengembalian tiket yang sudah dipesan di PSSI sana bisa berjalan lancar. Semoga.
huh!! nasib…nasib
Entah beberapa lama saya harus menanti lagi :’(
walaupun saya bukan penggemar MU *bukan penggemar bola juga* saya sangat merasa prihatin dengan kejadian ini
Keparat! Kenapa bisa terjadi lagi pengeboman ini
kalo pun MU datang, apakah kita ndak malu? mosok main di lapangan yg rumputnya abis diinjak-injak buat kampanye?
ini pasti ulah drakula!
Saya curiga ini konspirasi konyol supaya Indonesia All Star menang telak melawan MU..!
lha budi kan sibuk cari bom, jadi budi tidak bermain bola
aminnnn deh
Untung saya belum beli tiket..
Sudahlah, MU tak bisa ke sini juga gapapa, biar saya saja yang marani ke sana.. Amin.
Wah, ngeblog lagi. Welcome back mas hedi
Kalau soal refund tiket kayaknya sulit. Beli saja sulit apalagi mencairkan.
Tapi untuk penggemar berat MU, tiketnya bisa dilaminating terus dipigora untuk kenang-kenangan
yang ngebom rese nih
neror sih neror tp kira kira kek
bt g jadi liat MU vs All Stars
sayang juga ya MU nggak jadi ke sana, bisa dimaklumi khan kalau hotel yg semula mau buattempat mereka menginap kena bom. Apa yg ngebom anti MU ya
piye kabare mas ?
@Wazeen: tunggu tahun depan, zin



@Goenrock: coba kalo kamu penggemar
@Zam: lho drakula makan rumput to?
@Vicky: ah masa?
@Pitik: di Indonesia masih banyak budi lain
@Nazieb: bayarin aku sekalian ya…
@Galih: thx, Sat.
@Bagas: iya, kenangan pahit
@Sesy: tahun depan aja, doain
@Ely: bisa jadi gitu