&mdash September 4th, 2009 {18}
Apa jadinya sebuah klub tak melakukan pembelian pemain baru. Apalagi kalau sampai dua edisi bursa transfer. Itulah yang sedang terjadi pada Chelsea. 
Bila usaha naik bandingnya di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) nanti kalah, maka Chelsea dipastikan meredup.
Transfer (baca: jual beli pemain) adalah sisi penting sebuah klub. Bukan cuma untuk perjalanan prestasi, tapi kini juga sebagai ladang bisnis.
Jika klub itu tak punya uang, mungkin tak akan terasa berat. Tapi Chelsea adalah klub yang sumur uangnya sedalam cadangan minyak mentah Roman Abramovich. Punya uang tapi tak boleh belanja?
Chelsea pasti punya rencana untuk meregenerasi para pilarnya yang sudah berkepala tiga. Mereka bisa dijual, tapi untuk sementara Chelsea tak boleh mendatangkan penggantinya. Yang bisa dilakukan oleh Chelsea hanya mempromosikan pemain yuniornya. Masalahnya, itu pemain bagus atau jelek?
Entah apakah ini karma bagi Chelsea karena mereka berhasil memenangi gugatan terhadap eks pemainnya, Adrian Mutu, sebesar 17 juta euro.
Yang jelas ini pelajaran untuk Chelsea dan mungkin juga klub lain. Chelsea pernah mendekati Ashley Cole saat masih di Arsenal dengan ilegal dan beruntung cuma dihukum denda. Tapi yang terbaru, Chelsea ikut membantu Gael Kakuta agar membatalkan kontraknya di Racing Lens (Prancis) — dan ini juga ilegal.
Konon, FIFA juga sedang menyelidiki Manchester United yang diduga melakukan praktek sama seperti Chelsea. Wow…Klub seakan hantam kiri kanan dengan kekuatan uangnya.
This is an example of FIFA showing just how important it views the regulations,” said Dan Harrington of sports business law firm Couchman Harrington Associates. – via Reuters
Kunci bagi Chelsea untuk menganulir sanksi hanya di CAS. Menurut Dan Harrington, Chelsea masih bisa selamat jika mau berusaha meminta hakim asal Inggris di CAS karena hakim Inggris penganut paham kebebasan bertransaksi. Dan klub Swiss, Sion FC, pernah lolos dari hukuman FIFA dalam kasus yang sama setelah menang di tingkat CAS.
jadi, kita tunggu saja episode ini. CAS memang lumayan sering menentang keputusan FIFA dan justru menguntungkan klub.
Emang chelsea ngapain mas? *males klik link*
maurinho pergi juga membawa keberuntungannya sekalian. chelsea tanpa tuah….
Kecuali Ballack, kalo gak salah rata-rata kontrak pemain Chelsi masih sampai 2011, lagian beberapa pemain mudanya yang sedang dipinjamkan ke klub lain juga lumayan. Tapi ya gawat ini kalo gak bisa belanja…
& ya…. sepertinya mereka dikutuk Mutu…
Apapun hasil putusannya, Ini waktunya intensifikasi pemain dalam kubu chelsea, dan tantangan buat Anceloti, eh.. Yg bertindak ilegal dlm transfer/merayu pemain ga cuma chelsea, dia aja yg lg “apes” ketauan.. Tim lain jg banyak kok (fans chelsea mode on)
hhhmmm…sokooorrrrrr…ssoookkoooorrr…. LOL
wehehehe puasa setahun,,,
halah…kayak…orang banyak duit tapi gak boleh beli makan…huuuuuu
saya suka dengan chelsea, karena dulu ada mourinho, tetapi sejak ditinggalkan oleh sang pelatih yang fenomenal tersebut, saya melihat keredupan di dalam permainan dan kelincahan para pemainnya
Maap, OOT. Tadi saya diajak ngobrol anak perempuan saya (dia lebih ngerti bal-balan ketimbang bapaknya) soal anak Prancis yang diambil Chelsea. Langsung ingat Hedi. Nunggu cerita…
@Antyo: nanti kalo aku ke langsat ta’ critain ya
nah, kalau saya ikut membaca hasil gombalan Bang Paman saja tentang uraian dan penjelasan daripada yang mana Bung Hedi
masih mencari cara untuk bisa tidur sore. eh dapet acount blog ini, ya sutrah ngisi koment dah. salam kenal dah
Pelanggaran etika? Peter kenyon kayaknya kena batunya ya mas? Sepertinya hal ini berjalan lama, waktu dia dia di mu juga beberapa kali jadi berita
geleng-geleng-kepala-aja-gw
bingung…. bagaimana kalo pemainna pada dijual .. masih boleh beli pemain baru ngak yah ??? kasian carletto
Kalau di Indonesia, sebelum banding, putusan PSSI bisa direvisi kok..liat saja kasus skorsing beberapa klub, yang bisa direvisi..
wah wah kacau juga kalo celsi ga bisa transfer
Jika dihukum tidak boleh beli pemain selama 1-2 musim, Chelsea gak perlu kuatir, karena disitu ada Carletto
Beliau mampu membuat skuad yang kompetitif dengan SDA yang minim, contoh sudah ada, yaitu Athena 2007.