RSS You're reading Asisten Wasit article on sekadarblog

Asisten Wasit

David Moyes, pelatih Everton, berang dengan kinerja asisten wasit di Liga Europa kemarin dulu. Ajang itu menjadi yang pertama mengujicoba tambahan dua asisten wasit.

Dia mengkritik asisten wasit yang tidak melihat bek lawan menendang bokong striker Louis Saha, tapi justru tahu pemain Prancis itu melakukan handball sehingga kena kartu merah.

Ini jelas mengundang cibiran. Asisten tambahan digunakan untuk meminimalisir kontroversial di area gawang. Asisten tambahan diharapkan bisa mengamati kejadian yang luput dari tiga wasit lainnya.

Tapi kenyataannya kontroversial tetap terjadi.

Berarti ada yang salah? Nggak juga. Masalahnya, ini melibatkan manusia yang tak pernah bisa sempurna. Dan lebih kompleks lagi, permainan yang diawasi juga melibatkan manusia dengan gerakan serba cepat di atas lapangan.

Wasit tak akan pernah bisa mengetahui segala detil kejadian di lapangan. Ada kalanya pandangan terbatas. Ada saatnya dia terganggu oleh aktivitasnya sendiri sehingga justru melewati kejadian serba cepat di depannya. Misalnya; batuk, matanya gatal, kelilipan, dan gejala manusia normal lainnya.

Sepakbola bukan permainan statis. Fair play memang harus ditegakkan. Tapi jika kejadiannya seperti yang dialami Everton malah menjadi lucu. Tak lebih baik dari usulan penggunaan rekaman video bagi wasit mengambil keputusan.

Lagipula, kontroversial di lapangan kadangkala membuat laga menjadi lebih seru dan berwarna. Tapi kontroversi tak terjadi sepanjang 90 menit. Pun tak terjadi di seluruh pertandingan di sebuah kompetisi.

Lalu bagaimana jika tim terpukul mentalnya gara-gara kejadian kontroversial? Apa boleh buat. Ini harusnya peran pelatih. Gembleng pemain agar punya mental baja yang tak mudah runtuh oleh teror suporter atau keputusan wasit yang dianggap merugikan.

Untuk soal satu itu, harusnya pemain di Liga Indonesia unggul karena di mana-mana selalu dicurangi wasit. :D

Ϡ

17 Responses to “Asisten Wasit”

  1. snydez says:

    yang ada nanti satu pemaen diawasi satu wasit, dan wasit utama juga diawasi wasit juga,. walhasil penuh deh lapangan :D

  2. Zulhaq says:

    ha ha ha, kayaknya lapangan harus diperlebar 7 kali lipat

    salam kenal :)

  3. zam says:

    Kalo di liga Indonesia, mental wasit lebih tebal. Siap-siap dihajar suporter.. :D

  4. Dony Alfan says:

    Kelihatannya, wasit yang paling jujur itu adalah wasit dalam WE/PES, haha

  5. adipati kademangan says:

    wasit hanya memimpin pertandingan, seharusnya kalau memang ingin main fair play dimulai dari kesebelasan itu sendiri, sedangkan wasit hanya penentu jika ada perselisihan. tapi ya kembali lagi wasit adalah manusia

  6. tapi jujur kesian juuga liat pemain indo kita dicurangi terusss…. teruss dan teruss

    mayoritas di Indonesia itu curang, ga pemain atau wasit :D – hedi

  7. teguh saja says:

    asisten wasit itu mungkin pernah berkarir di indonesia

  8. Hi5..paragraf terakhir = LIKE THIS!

  9. katanya jumlah wasit emang mau ditambah lagi yah biar mengurangi kontroversi macam gini…

    lha itu yg saya tulis kan memang ditambah tapi tetap saja ada kontroversial – hedi

  10. pudakonline says:

    hehehehe.. penutup postingan ini mantap kang!,

    tapi mungkin perlu diselidiki, siapa di belakang wasit di Liga kita itu! :D

    gitu ya? :P – hedi

  11. genial says:

    kabarnya banyak tim inggris dibeli sama juragan minyak juragan minyak arab kang iia ?!?!? hhmmm… wasit?!?!?! gmn iia…?!?!? salam kenal iia kang :)

    ya begitulah faktanya, salam kenal kembali :) – hedi

  12. jensen99 says:

    Ah, kalo soal dicurangi wasit itu, jadi inget final Copa Indonesia 2009.. :evil:
    Biarpun mungkin lebih mahal, saya lebih suka kamera BTW :)

  13. haris says:

    pemain2 indonesia itu selain sudah biasa dicurangi wasit, juga sudah terbiasa membalas wasit yang mencurangi mereka. jadi, emosi mereka lebih stabil. he2.

    itu ahlinya bal-balan Indonesia :P – hedi

  14. nothing says:

    pemain liga endonesa cen top, mental baja kabeh. di curangi wasit model opo ae yo tetep main. hahahaha

  15. mputantular says:

    wasit selalu menjadi biang kerok dan kambing hitam dalam sepakbola… tapi yah begitulah, wasit juga manusia…

    yang terbaru, zico dan rafael benitez juga mengeluhkan kinerja wasit soal pemain yang ‘offside’ saat Liga Champion…

    offside adalah salah satu isu paling abadi di sepakbola :) – hedi

  16. bahtiar says:

    iyo ..
    suwe-suwe wasite luweh okeh tinimbang pemainne … :)

  17. bangsari says:

    endonesa mah yang paling tahan mental ketume. KPK saja ga mempan kok. hahahaha

Leave a Reply