Archive for the ‘Sepakbola Umum’ Category

Bonek Argentina

Sunday, November 16th, 2008

Suporter di mana saja relatif sama. Di Inggris pun ada yang brengsek. Yang beda cuma level rusuhnya. Di Indonesia ada istilah bonek, penonton modal dengkul. Demikian pula di Argentina.

Kepolisian setempat mengatakan, para bonek itu mencegat bus di pinggir barat Kota Buenos Aires pada Kamis (13/11). Dengan bersenjatakan pisau, para bonek mengancam para penumpang dan bahkan merampas harta mereka. - Kompas

Itu terjadi di pertandingan divisi dua. Sangat jarang kerusuhan terjadi di divisi satu atau utama. Kalau pun ada, itu terjadi di negara berkembang. Makanya di Indonesia biasa terjadi kerusuhan penonton karena walaupun pakai istilah Liga Super, kualitasnya masih divisi dua atau bahkan divisi tiga.

Di sini kasta tertinggi, di kompetisi yang maju kasta bawah. Dan yang lebih pasti, kerusuhan penonton bukan tradisi. :D

Ajang Piala Makin Redup

Saturday, November 15th, 2008

Sudah beberapa tahun terakhir, ajang piala domestik di Eropa sana nggak lagi disukai klub. Mati segan hidup ogah. Klub tetap ikut tapi cuma ala kadarnya. Menang asyik, kalah malah enak. Jumlah pertandingan tim berkurang, fisik pemain bisa dihemat.

Arsenal sudah memulainya sejak beberapa tahun lalu. Cuma pemain yunior yang turun. Kalaupun ada pemain senior, nggak lebih dari tiga dan hanya sebagai cadangan. Sekarang kebijakan Arsenal malah ngetrend. (more…)

Old Crack

Friday, November 7th, 2008

Seorang kawan yang penggemar berat Manchester United akhir-akhir ini sering uring-uringan.

“Saya lagi sebel sama Ryan Giggs, mas. Heran Ferguson kok masih masang dia padahal mainnya udah nggak bagus,” katanya.

Wajar bila Giggs menurun, meski nggak drastis. Umurnya nggak muda lagi. Ada kejenuhan permainan. Tapi kawan saya itu lupa ada satu faktor penting di balik Giggs; jam terbang.

Pemain seperti Giggs sering bikin pembeda di sebuah pertandingan. Entah gol atau assist. Pentingnya jam terbang diakui oleh Arsene Wenger, pelatih Arsenal. Karena nggak ada senioritas, baik umur maupun skuad, perjalanan timnya jadi turun naik musim ini. Kadang menang besar, tapi nggak jarang susah menang.

Pemain tua boleh jadi bakal tergantikan oleh pemain muda dalam hal skill. Tapi untuk segi pengalaman dan panutan, pemain muda harus mengakui. Akan lebih lengkap lagi kalau si pemain tua itu juga senior dalam keanggotaan skuad.

Itu sebabnya bek tengah Sami Hyppia nggak boleh pindah dari Liverpool. Senioritasnya di dalam skuad dibutuhkan untuk membina pemain muda walaupun skill-nya tidak.

Ada banyak contoh lain soal keberadaan pemain tua. Lihat di Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Juventus, Inter Milan dan sebagainya. Ibarat keladi, makin tua justru makin dibutuhkan.

Bunuh Diri Karena Sepakbola

Thursday, October 30th, 2008

Mungkin cuma di Inggris di mana sepakbola dianggap sebagai hiburan keluarga — sesudah jaman hooligans. Serius tapi santai.

Di negara lain, bukan cuma sekadar hiburan. Italia, misalnya, jadi ajang pameran aliran politik. Di Brasil jadi lahan tawuran antar geng. Di Spanyol, ajang penghinaan rasial. Indonesia? Ah, anda sudah tahu sendiri. (more…)

Maradona

Thursday, October 30th, 2008

Siapa nggak kenal Maradona. Mungkin angkatan kelahiran 80-an cuma bisa nonton aksinya lewat Youtube!. Tapi mereka nggak akan protes soal cap Maradona sebagai legenda atau dewa bola dunia.

Sebentar lagi, dia bakal melatih Argentina. Bakal sesukses masanya bermain?

Belum tentu. (more…)