Peluang untuk melihat pemain Indonesia beraksi di divisi utama Liga Inggris sangat kecil. Sekarang peluang itu makin tipis lagi. Karena kantor imigrasi Inggris bikin syarat (tambahan) baru.
Syarat yang dari dulu berlaku untuk dapat visa kerja (3 tahun) sebagai pemain bola adalah: (1). Sudah membela timnas bersangkutan 75 persen dalam 2 tahun terakhir. (2). Timnasnya pernah ikut piala dunia atau minimal ada di 50 besar peringkat FIFA.
Nah, di syarat yang baru, si calon pemain/pelatih harus lulus tes bahasa Inggris. Ini cuma berlaku untuk mereka yang non Uni Eropa (Afrika, Amerika Selatan dan Asia).
Kalau aturan paling baru, mungkin gampang buat pemain Indonesia. Di sini banyak tempat les bahasa Inggris, termasuk toefl. Tapi dari dua syarat pertama, rasanya lihat Bambang Pamungkas main di Inggris masih sekadar mimpi. Nasib…nasib…
Saya prihatin melihat Bolanova mendapat perlakuan nggak enak dari visitor. Membicarakan sepakbola memang seperti berada di wilayah abu-abu. Artinya sedikit banyak orang mengerti soal itu. Apapun yang kita tulis bisa saja menuai komentar: “ah basi…itu sih udah banyak orang tahu.”
Tapi apakah kasus Bolanova itu membuktikan bahwa kita (pembaca blog) belum siap berdiskusi?
Saya sendiri berlangganan feed Bolanova. “Lho bukannya kamu udah paham soal bola?” Kata siapa? Nggak ada jaminan seseorang paham A-Z pada satu hal tertentu. Kalaupun ada, mungkin nggak banyak. Membaca blog bola lain justru membuat saya bisa dapat referensi dan sudut pandang lain, lepas apakah analisa di blog itu tidak bagus, tak baik atau nggak benar. Continue Reading »
¶
Posted 07 May 2008
§
Blog
‡
Dulu waktu Piala Dunia 2006, pemerintah Jerman sibuk mengurus A-Z di bidang prostitusi. Repot berat gara-gara ada kabar pengiriman besar-besaran wanita penghibur dari Eropa Timur. Untuk Euro 2008, rasanya para germo juga sudah siap mengirim paket ke Swiss dan Austria.
Di Swiss, prostitusi bukan barang haram. Tapi kelompok peduli AIDS Swiss tetap mengantisipasi. Mereka menyebarkan ribuan kartu pos di Basel, Bern, Jenewa, Zurich dan Chur — empat kota pertama kebetulan jadi arena pertandingan. Kartu pos itu berisi himbauan agar konsumen tetap sopan, menghargai si PSK dan jangan ngemplang atau bonek alias nggak bayar.
Pemerintah Swiss juga nggak akan melarang PSK manapun menggelar lapak. Tapi si PSK harus mendaftarkan diri dulu di balai kota, departemen kesehatan dan menjalani tes medis.
Pesan dasarnya, bukan cuma sepakbola yang harus mengusung fair play, tapi juga layanan XXX.
¶
Posted 04 May 2008
§
Euro
‡
Bayern Muenchen, klub paling sukses di Jerman, boleh remuk redam di Piala UEFA. Tapi hari Sabtu ini, mereka bisa juara Bundesliga bila para pesaingnya gagal menang.
Prediksi saya, Bayern bakal juara, entah Sabtu, Minggu atau di akhir musim. Karena mereka lebih konsisten dari pada pesaingnya. Konsistensi permainan adalah kunci agar bisa berprestasi di sebuah kompetisi.
Dari 6 liga utama Eropa (versi saya), tadinya cuma dua — Prancis dan Belanda — yang sulit diprediksi. Tapi sekarang bertambah jadi tiga karena Jerman bergabung. Continue Reading »