Menang dan Kalah Sama

October 26th, 2008

Suporter bola itu memang susah ditebak. Apa yang bisa bikin mereka senang gembira dan berlaku bak anak mami? Jawabannya nggak pasti.

Jika tim kalah, suporter mengamuk sudah biasa. Apabila suporternya adem ayem malah banyak orang heran. “Tumben, kok nggak ada kerusuhan?”

Bila tim menang, ya nggak ada kepastian juga suporternya bakal pulang dengan damai. Walaupun tentu lebih sering aman-aman saja, kecuali suporter mabuk yang résé dan ngoceh nggak karuan. Read the rest of this entry »

AFC Seperti PBB

October 23rd, 2008

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) berencana pindah kantor dari Kuala Lumpur, Malaysia. Lokasi baru belum ditentukan. AFC masih menunggu usulan dari negara anggota.

Syarat untuk jadi tuan rumah markas baru AFC cukup berat. Ada tiga syarat utama: sanggup memberi hutang tanpa bunga, bebas pakai stadion di negara tersebut dan minta disediakan status diplomatik buat pejabat terasnya. Yang pasti, mustahil AFC memilih Jakarta. Dua syarat utama nggak mungkin disanggupi Indonesia. Read the rest of this entry »

Sirkus

October 16th, 2008

Secara umum, sirkus menyenangkan buat banyak orang. Tapi untuk pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, dan pemainnya, Rio Ferdinand, sebaliknya.

Tentu bukan sirkus dengan badut berhidung merah, berambut warna warni dan baju gombrong. Tapi WAGS-lah yang disebut gerombolan sirkus, termasuk juga pasangan pemainnya masing-masing. Kata lain, para istri, pacar atau tunangan pemain membuat timnas Inggris seperti barisan badut sirkus. Read the rest of this entry »

Misteri Frank Lampard

October 12th, 2008

Gelandang kawakan Frank Lampard bingung kenapa duetnya dengan rekan sejawat yang nggak kalah hebatnya, Steven Gerrard, jika main di timnas Inggris nggak bisa sebagus di level klub.

Bahkan Lampard dan sebagian media massa (Inggris) menyebutnya misteri.

Lampard adalah gelandang paling tajam di Liga Inggris untuk sementara ini. Aksinya bersama Chelsea nggak perlu diragukan lagi. Sedangkan Gerrard apa lagi, dia kapten dan “roh” Liverpool. Bila Gerrard absen, Liverpool lebih sering keok. Bahkan suporter pembenci Liverpool pun sering bercanda: “Patahin tuh kakinya Gerrard.” Maksudnya sudah jelas. Read the rest of this entry »

Mencari Kenistaan

October 11th, 2008

“PSIS itu mainnya jelek, kalah melulu dan sekarang malah dikerjai wasit.” - Manajer tim PSIS, Yoyok Sukawi, seusai laga melawan PSMS Medan kepada wartawan.

Lalu, dengan berusaha menghajar si wasit, apakah berarti PSIS akan membaik dan menang terus?

Apakah kemudian PSIS bakal mendapat sponsor berlimpah supaya paceklik dana bisa tertanggulangi?

Sebagian besar orang tahu jawabannya. Inilah contoh kecil terbaru dari kebobrokan sepakbola Indonesia (yang dulu pernah saya tulis berseri).

Percayalah, hanya kenistaan yang bisa direngkuh.

NB: Gambar di-copy dari memo.blogombal. Foto asli dimuat koran Kompas edisi 10 Oktober 2008 dan milik Kompas pula.