&mdash January 20th, 2009 {16}
Akhirnya dia batal ke Manchester City. Sudah diduga banyak orang sih. Pertama, Kaka terlalu cinta Milan. Kedua, City bukan klub yang punya peluang jadi raja kompetisi.
Saya senang deal batal. Bukan apa-apa. Iming-iming 100 juta euro itu sepertinya akan merusak sepakbola. Memang ini kacamata bisnis di mana uang berbicara. Tetapi sepakbola adalah bisnis yang unik.
&mdash January 19th, 2009 {13}
Setiap orang punya harga. Kira-kira begitu pameo yang sering muncul. Soal berapanya, itu beragam. Sebagian pemain bola diklaim pelatih masing-masing tak ternilai. Tentu yang hebat, bukan ecek-ecek.
Lalu jika Kaka ditawar sampai sekitar 100 juta euro, apakah itu harga yang pantas buat dia? Sebagian orang bilang begitu. Selain harga dia, uang segitu bisa buat membangun tiga [...]
&mdash November 19th, 2008 {24}
Ada banyak strategi dan taktik di sepakbola. Tapi strategi menurunkan celana, mungkin ini yang pertama. Tepatnya, tim Catania di Serie A yang melakukan.
Caranya?
Ketika mendapat hadiah tendangan bebas, sebagian pemain Catania menghalangi pandangan kiper lawan dengan menurunkan celananya hingga sebatas dengkul.
Tim lawan diam. Tapi sebagian wasit protes. Seharusnya memang dilarang. Nggak etis menggunakan strategi model begitu. Bagaimana [...]
&mdash October 3rd, 2008 {17}
Sudah lama saya “iri” dengan orang Argentina. Untuk urusan sepakbola, pemain Argentina punya dua daerah rantau istimewa di Eropa — Spanyol dan Italia.
Mereka ke Spanyol, tak ada gagap budaya. Bahasanya sama. Jika nggak laku di sana, bisa hijrah ke Italia. Bahasa juga nggak jadi soal. Banyak orang Argentina bisa bahasa Italia. Lebih klop lagi, [...]