Posts Tagged ‘Suporter’

Singapura pun (Bisa) Beringas

Tuesday, December 23rd, 2008

Kecuali Indonesia, sepakbola di Asia Tenggara itu adem ayem saja. Penontonnya nggak seriuh di sini. Permainan tak greget, walaupun kualitas sedikit lebih beradab.

Itu sebabnya tawuran suporter juga nggak lazim. Apalagi keributan antar pemain seperti layaknya di sini. Kadangkala faktor primordialisme memang dibutuhkan supaya greng. ;)

Akibatnya media pun nggak memberi perhatian besar pada sepakbola Asia Tenggara, termasuk Piala AFF Suzuki 2008. Sepakbola tanpa keributan hingar bingar sama dengan masakan tanpa bumbu. Dalam kacamata loper koran, tidak menjual.

Tapi apakah karena itu maka suporter Singapura berbuat onar sewaktu kalah dari Vietnam di semifinal. Ternyata saya pun baru tahu karena hanya satu media yang menulis, Red Sports Singapura.

Welcome aboard Singapore hooligans! :P

(hat tip to Jakarta Casual)

Diskon Tiket

Thursday, November 27th, 2008

Rupanya urusan tiket Piala Asean itu sedang dibahas ketika tulisan kemarin saya published. Namun tetap saja keputusannya sama; tiket cuma bisa dibeli di stadion. 

Kalau anda mau nonton di VIP atau Kelas Satu, tiket bisa dipesan. Tapi saya yakin ini ribet. Mau nonton, ya lebih baik silahkan datang dan langsung beli sebelum kick-off. Entah lewat loket atau calo.

Tapi ada pula kabar bagus.

Ada diskon tiket jika anda datang bareng kelompok suporter. Entah Jakmania, Viking, Aremania, Jeblokmania atau Terserahmania. Bila datang sendiri dan mengenakan kostum replika merah-putih, abal-abal atau yang asli, juga dapat diskon.

Nah, seperti biasa. Tinggal pilih; nonton di tv atau langsung ke Senayan dan Jalak Harupat?

Bonek Argentina

Sunday, November 16th, 2008

Suporter di mana saja relatif sama. Di Inggris pun ada yang brengsek. Yang beda cuma level rusuhnya. Di Indonesia ada istilah bonek, penonton modal dengkul. Demikian pula di Argentina.

Kepolisian setempat mengatakan, para bonek itu mencegat bus di pinggir barat Kota Buenos Aires pada Kamis (13/11). Dengan bersenjatakan pisau, para bonek mengancam para penumpang dan bahkan merampas harta mereka. - Kompas

Itu terjadi di pertandingan divisi dua. Sangat jarang kerusuhan terjadi di divisi satu atau utama. Kalau pun ada, itu terjadi di negara berkembang. Makanya di Indonesia biasa terjadi kerusuhan penonton karena walaupun pakai istilah Liga Super, kualitasnya masih divisi dua atau bahkan divisi tiga.

Di sini kasta tertinggi, di kompetisi yang maju kasta bawah. Dan yang lebih pasti, kerusuhan penonton bukan tradisi. :D

Menang dan Kalah Sama

Sunday, October 26th, 2008

Suporter bola itu memang susah ditebak. Apa yang bisa bikin mereka senang gembira dan berlaku bak anak mami? Jawabannya nggak pasti.

Jika tim kalah, suporter mengamuk sudah biasa. Apabila suporternya adem ayem malah banyak orang heran. “Tumben, kok nggak ada kerusuhan?”

Bila tim menang, ya nggak ada kepastian juga suporternya bakal pulang dengan damai. Walaupun tentu lebih sering aman-aman saja, kecuali suporter mabuk yang résé dan ngoceh nggak karuan. (more…)