Misteri Tendangan Bebas
Wednesday, September 10th, 2008Dua hari lalu, tendangan bebas kapten Persela Lamongan, Marcio Souza, ke gawang Pelita Jaya mengingatkan saya pada bintang Bologna dan Lazio, Giuseppe “Beppe” Signori. Mereka sama-sama hanya butuh selangkah untuk menendang bola. Bedanya, Souza pakai kaki kanan, sementara Beppe dengan kaki kidal.
Saya selalu takjub dengan gol dari tendangan bebas. Bola meluncur, melengkung dan melesat dengan kecepatan minimal 80 km per jam. Rasanya seperti magic. (more…)